ayah ibu, kuharus jujur padamu..
jika saat ini kesuksesan dinilai dari seberapa banyak aku bisa memberikan materi kepadamu, maka maaf aku belum sukses!
ayah ibu, jika keberhasilan dinilai dari seberapa tinggi jabatanku dan seberapa keren kantorku.. maka maaf aku belum berhasil..
ayah ibu, saat ini aku sedang berusaha dan berjuang..
namun kukatakan padamu, bahwa aku pergi kesana kemari mengisi dauroh (pelatihan) dan megikuti dauroh (pelatihan) dari satu kota ke kota yg lainnya.. tidak lain dan tidak bukan, adalah sebagai upayaku untuk memberikan kebaikan untukmu..
bukankah Allah akan memberikan pahala untuk hambaNya yg menuntut ilmu dan menyedekahkan ilmunya? dan dibalik itu, sebagai anak kudedikasikan semuanya untukmu..
jika memang pahala tak kita dapat, semoga ini sebagai rayuan kepada Rabbmu dan Rabbku bahwa kita mengharapkan ampunan sebagai balasannya..
dari aku, anakmu..
jika saat ini kesuksesan dinilai dari seberapa banyak aku bisa memberikan materi kepadamu, maka maaf aku belum sukses!
ayah ibu, jika keberhasilan dinilai dari seberapa tinggi jabatanku dan seberapa keren kantorku.. maka maaf aku belum berhasil..
ayah ibu, saat ini aku sedang berusaha dan berjuang..
namun kukatakan padamu, bahwa aku pergi kesana kemari mengisi dauroh (pelatihan) dan megikuti dauroh (pelatihan) dari satu kota ke kota yg lainnya.. tidak lain dan tidak bukan, adalah sebagai upayaku untuk memberikan kebaikan untukmu..
bukankah Allah akan memberikan pahala untuk hambaNya yg menuntut ilmu dan menyedekahkan ilmunya? dan dibalik itu, sebagai anak kudedikasikan semuanya untukmu..
jika memang pahala tak kita dapat, semoga ini sebagai rayuan kepada Rabbmu dan Rabbku bahwa kita mengharapkan ampunan sebagai balasannya..
dari aku, anakmu..
Komentar
Posting Komentar