Pagi itu, awalnya semua terlihat baik-baik saja. Anak-anak terlihat riang seperti sebelumnya. Mereka belajar, bermain seperti hari-hari biasanya. Dasar perempuan memang pandai sekali menutupi masalah, seolah benar kondisi kelas memang sedang baik-baik saja. Sesekali saya melihat satu dua anak terlihat murung, tapi besok kembali ceria, ya begitu saja setiap harinya seperti sebelum-sebelumnya. Tapi pagi itu, sebuah pesan what's app masuk dari Bundanya Bunga. Menyampaikan permasalahan yang sama saat konsultasi akhir semester ganjil lalu. Kupikir ini biasa saja, toh anak-anak memang terlihat baik di sekolah. Tapi kali ini sepertinya membuat sang Ibu lebih emosional karena anaknya kerap murung setiap pulang sekolah, bahkan sering menangis. Dan kalau kondisi tidak membaik, beliau akan memboyong anaknya pindah ke sekolah lain. Cukup panjang pesannya, tapi begitu kurang lebih isi pesannya. Saya terdiam sejenak, menenangkan diri. Sebab lari dari masalah dengan berpindah sekolah tida...
wa anfiquu fii sabilillah