Ketika lelah menghampiri, mungkin seringnya lari dari masalah adalah hal yang sesaat menyenangkan. Lelah dalam dalam perjalanan memperbaiki tingkah dan laku diri adalah hal yang manusiawi, namun lari dan tidak berkemauan untuk menyelesaikannya tidak akan membuat kita menjadi pribadi yang baik dan terbaik. Sering bukan kita membaca atau mendengar lantunan ayat suci Q.S Ali Imran ayat 110. Setidaknya, secara tidak sengaja atau terpaksa ayat tersebut pernah menjadi syarat untuk dihafal ketika harus mengikuti pelatihan tertentu. Beberapa waktu saya mentadabburi ayat ini, bahwa dikatakan "kamu adalah umat terbaik yang diturunkan untuk manusia". Saya, kita adalah umat terbaik, maka apakah selama ini usaha yang dilakukan, ibadah yang dilakukan, pekerjaan yang dijalani, bakti kepada orang tua yang dilakukan, berkehidupan di masyarakat yang dilalui adalah dengan ikhtiar terbaik? dengan upaya terbaik sebagaimana gelar umat terbaik? fase pertama untuk selesai dengan masalah diri sen...
wa anfiquu fii sabilillah