Kemarin 21 mei 2019, diumumkan dini hari. Bersliweran brodcast wa di berbagai grup di hpku. Hati terusik, tapi tak ada rasa ingin menyebarkannya. Aku hanya berhati-hati tersebab seringkali brodcast itu dikirim dari orang-orang yang justru loyal terhadap kebathilan. Teriris rasanya hingga hari ini, membaca berbagai status dari teman-teman yang mendukung presiden terpilih versi KPU dengan menyalahkan pendukung Prabowo-Sandi. Mungkin rasa kita memang berbeda, sehingga sudut pandang memaknai ini juga berbeda. Bukan, bukan tentang kami berteriakan takbir tanpa arti seperti yang kalian tuduhkan, justru tersebab ada semangat dalam diri ini untuk menyuarakan kebaikan. Bagiku bukan perkara menang dan kalah, tapi tentang di mana aku berpihak. Layaknya burung kecil yang membawakan air untuk memadamkan api yang membakar Ibrahim sang Nabi kala itu, aku yakin ia tahu bahwa air itu tak akan mampu memadamkan api, tapi setidaknya ia ingin memberitahu di mana ia berpihak. Hari ini pun itu yang kam...
wa anfiquu fii sabilillah