Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

MUSYAWARAHKAH KITA??

Aku sedang berkhayal, hari ini aku mengikuti sidang musyawarah mufakat mahasiswa ,walaupun tak jelas arah musyawarahnya terlebih hasil untuk mufakat. sidang dibuka dengan ketukan palu dari presidium, terlihat lelah di raut wajah para presidium. ya wajar saja karena ini adalah sidang lanjutan. ruangannya sempit dan penuh sesak terisi para mahasiswa. hari ini pemilihan ketua himpunan, namun aku bingung.  tak ada kumpul angkatan tak ada kesepakatan dalam forum angkatan. ya tak diinyana" banyak juga temanku yang mencalonkan dirinya sebagai ketua himpunan, menjadi orang nomor satu di program studi,mungkin terdengar keren. forum ini penuh dengan ketegangan, banyak kata kasar yang terlontar, padahal katanya mereka adalah orang-orang terpelajar. Chaos pun tak dapat dihindari, namun menurutku itu kampungan. Semua mencoba mengintervensi satu sama lain, ingin pendapatnya didengar dan disepakati. semua orang tak lagi menjadi teman untuk temannya. tak ada keluarga di forum ini, yang ada ...

MASALEMBU AKU (mulai) MERINDUMU

Ya, rasanya baru kemarin aku menginjakkan kaki ditanahmu, msalembu. Pulau terluar wilayah jawa timur, kau layaknya surga dunia. kau jauh tapi kau indah, kau menyimpan begitu banyak keindahan dan sejarah negara ini. kau gerbang indonesia, namun sayang tak banyak orang yang tahu keberadaanmu, selain mereka tahu bahwa kau adalah pulau yang angker dan menyeramkan. Melalaui Ekspedisi Nusantara Jaya 2015 aku berkesempatan menyambangimu, mengenal orang-orang yang tinggal di pulau masalembu. Dini hari, saat langit masih gelap kapal bersandar di pelabuhan, ya pelabuhan di pulau masalembu. Dinginnya angin tak mengalahkan semangat dan bahagiaku ketika akhirnya tiba di pulau masalembu. Pulau masalembu lebih besar dari pulau sapeken, untuk mengelilingi pualu ini aku dan rombongan menumpang mobil pick up dan membutuhkan waktu sekitar 1 jam. perjalanan pertama kami adalah ke pantai masna, pantai yang terdapat beting menjorok  ke tengah laut, dengan airnya yang jernih dan pasir putih bak...

PANTAI NGLIYEP

Sekitar pukul delapan pagi, saya dan mayla berangkat menuju pantai ngliyep. Dengan mengenalkan jaket dan perlengkapan berkendara motor kami siap berpetualang hari ini. Saya yang mengendarai sepedea motor untuk menuju pantai, walau sama-sama tak tahu jalan dam saya hanya berpatokan pada informasi yang saya dapat dari teman kami pun berangkat. saya tidak begitu khawatir dengan rute yang harus dilewati karena papan panan penunjul jalan sangat banyak dan berada di setiap jalan. patokan saya saat itu hanya pertigaan sekitar pabrik gula, yang saya lupa nama pabrik gulanya. Berbeda dengan jalan menuju pantai kondang merak yang cukup rusak, akses jalan menuju pantai ngliyep ini saya akui cukup baik. karena beraspal dan hanya sediki bergelombang saja, namun tidak mengganggu perjalanan kita. sekitar satu jam lebih akhirnya kami sampai di gerbang sekaligus loket pembayaran tiket masuk pantai ngliyep. Loket Tiket Masuk pantai ngliyep Harga tiket masuknya 11K/orang (sudah termasuk biaya ...