Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Kontemplasi Angka 24

Puji dan syukur hanya untuk Allah. Sungguh perjalanan menuju usia 24 ini cukup menguji nyali, dari yang sebelumnya nyantai-nyantai ajah, atau palingnya ada kesandung dikit, setahun ke belakang ini luamayan juga pengalaman hidup yang didapet. Dipertemukan dengan orang-orang yang luar biasa, sehingga jadi jalan buat saya belajar. Dipertemukan dengan situasi-situasi yang gabiasa, sehingga bikin saya jadi lebih hati-hati ngambil sikap. Diberikan amanah yang lumayan memicu adrenalin, yang pada akhirnya semakin melatih diri untuk bisa mempriotaskan lagi yang bener-bener prioritas. Tahun ini, tahun kedua beramanah jadi walas. hari ini, hari di mana resign ngajar TPQ karena saya kudu fokus sama amanah PPDB SMPIT Taskia. Tahun di mana bener-bener ngencengin ikat pinggang biar bisa bayar biaya sekolah dan kebeli hal-hal pendukungnya. Semoga dan saya akan terus berusaha untuk gak jadi orang yang rugi, yang mana hari ini lebih buruk dari kemarin, dan tahun ini lebih buruk dari tahun kemarin.

Memberikan Kenyamanan

Berikanlah kenyamanan dan jangan berikan ketidaknyamanan pada orang-orang di sekeliling kita. Sama seperti kita yang senang berada di suatu tempat atau komubitas jika ada perasaan nyaman di dalamanya, pun sama dengan orang lain yang ada di sekeliling kita, mereka membutuhkan rasa aman dan nyaman untuk dirinya. Maka sebisa mungkin berusahalah membuat orang-orang ketika bertemu dengan kita atau bekerjasama dengan kita merasa nyaman dan kemudian betah, apalagi kalau dengan hal tersebut orang-orang itu menjadi memberikan dedikasi terbaik atas amanah yang teremban pada dirinya. Tentu saja dengan batasan yany sesuai syariat, mulai saja dari hal kecil seperti memenuhi hak saudara untuk di doakan saat bersin, dijenguk saat ia atau keluarganya ada yang sedanh Allah berikan nikmat sakit. Lalu bantu ringankan bebannya sebisa yang kita mampu, jangan malah membuat bebannya semakin berat.  Dan keteladanan tentang memberikan rasa aman dan nyaman dalam beramanah kudapatkan dari Qiya...

Di Persimpangan Jalan

"Kamu mah enak, banyak kegiatan cip. Gak kayak aku ya habis kerja pulang atau main-main ajah hangout". Saya membalasnya, "alhamdulillah", dengan senyuman. Ya, alhamdulillah jika yang terlihat adalah demikian, karena Allah masih menutupi aib saya dan menolong saya dengan berbagai kegiatan. Walaupun bukan hal yang jarang saya berada di persimpangan jalan, ketika kegiatan demi kegiatan menuntut kontribusi. sekali dua kali saya katakan kepada murobbiyah untuk mundur dari beberapa amanah, alih-alih mengiyakan murobbiyah saya justru meminta untuk bertahan dengan mencoba mengatur kembali manajemen waktu dan kedekatan saya pada Rabb pemilik langit dan bumi beserta seluruh isinya. Saya hari ini, sangat mungkin bukan karena usaha saya sendiri. Saya saat ini adalah atas doa dan semangat orang-orang disekeliling yang senantiasa membersamai bahkan kala saya tengah berada dipersimpangan jalan. Ketika berhadapan dengan berbagai pilihan, mintalah fatwa pada hati dan ber...