Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

JBDJD (UJIAN PUN DATANG)

Siang di bulan oktober, baru saja aku tiba di rumah selepas perjalanan kota rantau ke rumah tercinta. Rasa rindu pada rumah membuatku tak mengindahkan lelahnya perjalanan tujuh belas jam duduk di kursi kereta yang keras dan sempit. Ditambah membawa satu tas carrier 60 liter dan travell bag yang tak kalah bobotnya, tak membuatku malas untuk melanjutkan perjalanan dengan kereta rangkaian listrik jatinegara- bekasi. Perjalanan selesai, aku pun tiba di rumah. Disambut senyum indah ibu beserta adik-adikku. Semua menyapaku dengan begitu hangatnya, tak tergambar masalah atau duka semua mengisyaratkan bahwa semua baik-baik saja. Kuletakkan tasku di ruang tamu, lalu kurebahkan diriku tenggelam dalam sofa yang empuk lebih empuk dari kursi kereta kelas ekonomi itu. Kulanjutkan dengan bersih diri lalu makan, ya sedari berangkat aku tak makan karena aku tak punya uang untuk membeli makan. Aku pulang dengan isi dompet nol rupiah, tak ada sepeserpun hanya bebekal dua botol air mineral yang kuisi...

JBDJD (Menelisik Kisah sang Rasulullah SAW)

Bukan hal yang asing  bagi kita membaca kisah perjalanan Rasulullah SAW. Perjalanan panjang menegakkan kalimat La ilaha ilallah, perjalanan yang mebuatnya harus meninggalkan kota kelahirannya. Kota mekkah kota yang begitu dicintainya. Bagitulah sejatinya jalan setiap aktivis dakwah, jalan yang bahkan pada akhirnya memaksa dirinya berada di di tempat yang asing sama sekali baginya. Namun nyatanya para aktivis dakwah itu mampu bertahan hingga akhirnya melebarkan sayap-sayap dakwah ke seluruh penjuru dunia. Masih terekam jelas dalam ingatan, bahwa saat Rasulullah belum diangkat menjadi Rasul semua orang mempercayainya bahkan Al- Amin menjadi julukannya. Semua orang bahkan kaum quraisy sekali pun menitipkan hartanya kepada Beliau SAW karena sifatnya yang begitu amanah. Namun semua berubah ketika Allah mengangkat derajatnya untuk membawa risalah dakwah. Ketika resmi dirinya diangkat menjadi Rasul, dengan ketakutan Beliau pulang lalu diselimuti oleh ibunda Khadijah ra. Semua berawal...

MEMPERSIAPKAN KEPULANGAN (Mudik)

Agustus, tepat empat tahun saya menetap di Kota romantis yang sejuk ini. Ya, kota bunga yang identik juga dengan apelnya. Kamu pasti sudah tahu bukan? iya, Malang. Sejak mahasiswa baru saya mengikuti pembinaan kerohanian yang sering disebut mentoring atau halaqoh. Walaupun saya pernah mengikutinya juga di SMA, tapi baru benar-benar instens saat kuliah. Selayaknya orang-orang yang katanya "mutasi", terlebih dahulu saya menyampaikan ke Murobbi (mentor) saya dalam hal hajat saya ini. Beliau mendukung dan tidak melarang, karena memang sudah waktunya saya untuk dakwah kepada keluarga dan membangun keluarha yang utuh bersama kedua orangtua dan saudara-saudari saya di rumah.  Sekitar tiga bulan belakangan saya bekerja sebagai pengasuh di muslim baby club salah satu yayasan SIT di kota Malang. kemarin, 9 agustus saya pun resmi mengundurkan diri dan mohon pamit. Sedikit banyak saya belajar dan praktek langsung mengasuh anak-anak usia TK, sekaligus mengobati rindu kepada ketig...