Sedang ramai pendaftaran CPNS sebulanan ini, dari beberapa informasi di grup Saya tahu bahwa semalam hari terakhir pengunduhan kartu peserta tes yang paling update.
Sejak awal pembukaan pendaftaran, bebedapa orang baik memotivasi Saya untuk mencoba mendaftarkan diri. Mulai dari Orangtua, Paman, dan sahabat. "Masih belum pengen", begitu jawab saya singkat.
Sejak lulus kuliah dan bahkan sejak kuliah Saya tidak ada cita-cita atau mimpi ke arah sana. Secara halus Saya sampaikan kepada kedua orangtua Saya tentang alasan yang melatarbelakangi saya masih enggan mendaftarkan diri dan tentang mimpi-mimpi Saya. Karena membangun komunikasi yang baik kepada kedua orangtua adalah hal yang penting, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan saling menyalahkan hingga berujung penyesalan dikemudian hari.
Saya adalah pribadi yang tidak begitu suka dengan sesuatu hal yang mengikat, dengan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS nantinya saya khawatir kedepannya Saya hanya akan mematikan begitu banyak mimpi yang sedang Saya upayakan hingga saat ini. Saya menulis ini untuk diri Saya sendiri, dan untuk beberapa orang yang bertanya hingga tidak harus saya mengulang penjelasannya. Seperti pilihan menjadi seorang Guru, begitupun keengganan Saya untuk menjadi PNS (saat ini) adalah pilihan Saya ambil. Tanpa mengurangi rasa hormat Saya kepada teman-teman yang sedang berjuang mengikuti serangkain tes CPNS. Saya tetap mendo'akan yang terbaik untum teman-teman, hanya saja saya memilih jalan yang berbeda bukan untuk dibilang berbeda, tapi justru untuk saling menguatkan dan mempersembahkan yang terbaik semampu yang kita bisa di bidang kita masing-masing.
Tanpa saya mengingkari takdir Allah kedepan, namun sekali lagi untuk saat ini Saya belum mempunyai alasan untuk ke arah sana.
Bekasi
16.10.18
Sejak awal pembukaan pendaftaran, bebedapa orang baik memotivasi Saya untuk mencoba mendaftarkan diri. Mulai dari Orangtua, Paman, dan sahabat. "Masih belum pengen", begitu jawab saya singkat.
Sejak lulus kuliah dan bahkan sejak kuliah Saya tidak ada cita-cita atau mimpi ke arah sana. Secara halus Saya sampaikan kepada kedua orangtua Saya tentang alasan yang melatarbelakangi saya masih enggan mendaftarkan diri dan tentang mimpi-mimpi Saya. Karena membangun komunikasi yang baik kepada kedua orangtua adalah hal yang penting, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan saling menyalahkan hingga berujung penyesalan dikemudian hari.
Saya adalah pribadi yang tidak begitu suka dengan sesuatu hal yang mengikat, dengan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS nantinya saya khawatir kedepannya Saya hanya akan mematikan begitu banyak mimpi yang sedang Saya upayakan hingga saat ini. Saya menulis ini untuk diri Saya sendiri, dan untuk beberapa orang yang bertanya hingga tidak harus saya mengulang penjelasannya. Seperti pilihan menjadi seorang Guru, begitupun keengganan Saya untuk menjadi PNS (saat ini) adalah pilihan Saya ambil. Tanpa mengurangi rasa hormat Saya kepada teman-teman yang sedang berjuang mengikuti serangkain tes CPNS. Saya tetap mendo'akan yang terbaik untum teman-teman, hanya saja saya memilih jalan yang berbeda bukan untuk dibilang berbeda, tapi justru untuk saling menguatkan dan mempersembahkan yang terbaik semampu yang kita bisa di bidang kita masing-masing.
Tanpa saya mengingkari takdir Allah kedepan, namun sekali lagi untuk saat ini Saya belum mempunyai alasan untuk ke arah sana.
Bekasi
16.10.18
Komentar
Posting Komentar