Setiap hal yang terjadi dalam hidup, semua sudah Allah yang tentukan. kesuksesan hari ini, kebelum berhasilan hari ini adalah juga bagian dari garisan takdir yang Allah tentukan.
Terkadang, saat diri belum siap menanggung amanah yang kita anggap berat, Allah sudah katakan bahwa kita tidak akan dibebankan melainkan sesuai dengan kesanggupan diri. Mungkin terlihat berat, jalani saja dulu, biar Allah yang bantu untuk kuat menyusuri setiap ujian yang sejatinya akan menaikkan kedudukan kita disisiNya.
Turunkan ego, jika nyatanya ego kita menghancurkan keteguhan hati. Tenangkan diri, jika nyatanya semangat menggebu membuat hati mulai berbangga. Ini tentang perjalanan yang ujungnya tak mudah kita ketahui, tapi kita yakini dalam hati. Pasrahkan diri, pada Rabb pemilik diri ini, tersebab hanya Dia yang mengetahui ihwal masa depan diri ini.
Bukan tentang siapa yang bermimpi dan siapa yang berjuang. Ini adalah tentang menyatukan mimpi dan berjuang bersama. Tidak perlulah merasa paling super power sehingga melupakan kodrat diri, bahwa sejatinya diri ini membutuhkan orang lain tersebab status makhluk sosialnya.
Menyadari akan kepenuhmaknaan hidup, akan membuat jalan yang dilalui menjadi lebih berarti. Bahwa setiap apa yang dilaku adalah dengan tujuan yang satu. Bahwa setiap apa yany diucap adalah untuk menyempurnakan ikhtiar. Berbahagialah wahai hati, jika saat ini kita masih dikelilingi orang-orang sholih. Bersedihlah wahai hati, jika hingga kini kau sibuk berbangga diri.
Terkadang, saat diri belum siap menanggung amanah yang kita anggap berat, Allah sudah katakan bahwa kita tidak akan dibebankan melainkan sesuai dengan kesanggupan diri. Mungkin terlihat berat, jalani saja dulu, biar Allah yang bantu untuk kuat menyusuri setiap ujian yang sejatinya akan menaikkan kedudukan kita disisiNya.
Turunkan ego, jika nyatanya ego kita menghancurkan keteguhan hati. Tenangkan diri, jika nyatanya semangat menggebu membuat hati mulai berbangga. Ini tentang perjalanan yang ujungnya tak mudah kita ketahui, tapi kita yakini dalam hati. Pasrahkan diri, pada Rabb pemilik diri ini, tersebab hanya Dia yang mengetahui ihwal masa depan diri ini.
Bukan tentang siapa yang bermimpi dan siapa yang berjuang. Ini adalah tentang menyatukan mimpi dan berjuang bersama. Tidak perlulah merasa paling super power sehingga melupakan kodrat diri, bahwa sejatinya diri ini membutuhkan orang lain tersebab status makhluk sosialnya.
Menyadari akan kepenuhmaknaan hidup, akan membuat jalan yang dilalui menjadi lebih berarti. Bahwa setiap apa yang dilaku adalah dengan tujuan yang satu. Bahwa setiap apa yany diucap adalah untuk menyempurnakan ikhtiar. Berbahagialah wahai hati, jika saat ini kita masih dikelilingi orang-orang sholih. Bersedihlah wahai hati, jika hingga kini kau sibuk berbangga diri.
Komentar
Posting Komentar