Seperti ketika mendorong sebuah mobil, dorongan pertama akan berat lalu setelahnya akan lebih ringan. Seperti ketika berolahraga hari pertama biasanya meninggalkan rasa pegal pada tubuh. Begitulah langkah pertama memang cenderung lebih sulit, dan kesulitan terbesar adalah untuk memulainya. Memulai langkah, seolah bayangan kepedihan, kesusaha, kelelahan sudah tervisualisasikan dengan jelas.
Jika ada kebaikan yang ingin kita biasakan dalam diri, maka sejatinya memang harus berani memulai langkah. Segontai apapun kita memulainya, langkah pertama itu harus kita jalani. Karena semua bisa karena terbiasa, dan bagaimana mungkin kita akan terbiasa jika kita tidak pernah memulainya?
Hari-hari yang kita jalani ini mungkin sedikit membuat kita jenuh, apatah lagi tentang penantian pertemuan kita. Maka kurasa kita hanya harus berani memulai langkah untuk setiap perbaikan baru setiap harinya. Masa-masa ini biarkan jadi masa yang sangat berarti seperti masamu untuk memulai langkah menabung, awalnya mungkin kamu berpikir uang yang kamu kumpulkan sedikit, tapi beberapa waktu setelah kau rutinkan insyaAllah ia akan cukup, biarlah Allah yang mencukupkan.
Awalnya, mungkin untukmu menyisihkan waktu berbincang dengan orangtuamu begitu sulit lantaran jam terbang dakwahmu di tempat kerjamu atau di masyarakat begitu padat, mungkin ini waktu yang tepat untukmu memulai langkah menyisihkan waktu bersama orangtuamu, keluargamu, agar kelak kamu terbiasa menyisihkan sedikit waktu untuk mendidik keluarga kecilmu. Karena kamu memang milik ummat, dan aku insyaAllah akan sangat memahami itu, namun aku hanya akan sedikit meminta waktumu untuk mendidik kami, keluarga kecilmu. Setelah itu, kamu memang harus keluar meninggalkan rumah untuk membina ummat.
Biarkan ribuan langkah itu akan ringan dengan sendirinya, saat kita, berani untuk memulai langkah yang pertama. Biarkan jarak yang jauh menjadi tidak ada artinya, kecuali kebermanfaatan untuk ummat, saat kita, berani memulai langkah yang pertama.
Dan biarkan masa penantian akan pertemuan ini menjadi sarana melakukan banyak kebaikan, karena kita sudah sama-sama berani memulai langkah kebaikan. Allah ingin kita memulai langkah kebaikan yang lain, agar ketika kita dipertemukan maka kita tak akan takut memulai langkah, karena kita sudah terbiasa memulainya, sejak sebelum dipertemukan.
Jangan takut langkahmu tak berujung, karena surgaNya itulah di ujung jalanmu. Jangan takut hartamu habis, karena disisNya lah semua kebaikan. Jangan takut waktumu cepat berlalu, karena sejatinya kamu sudah berusaha memulai langkah kebaikan.
Komentar
Posting Komentar