Langsung ke konten utama

Ketulusan dalam perjuangan

Tulus berdasarkan KBBI adalah kata sifat berarti sungguh dan bersih hati (benar-benar keluar dari hati yang suci). Sedangkan ketulusan adalah kata kerja yang berarti kesungguhan dan kebersihan (hati); kejujuran.

Dalam perjuangan ketika yang kita tuju adalah keberhasilan-keberhasilan pribadi, maka hasilnya akan hanya untuk diri pribadi. Ketika ada kritik atau saran, hati dan diri menjadi tidak menerima, merasa benar dan merasa sudah baik, maka ketulusan itu akan hilang. Kalau Aa Gym dengan gaya bahasanya bilang "kita sibuk memperbaiki cover hingga lupa dengan isi".  Jika kita coba untuk memaknai ketulusan dalam setiap perjuangan, maka tidak ada yang kita lakukan selain mempersembahkan yang terbaik semampu kita, mampu  itu sampai batas maksimal, jika berlari mengelilingi lapangan maka baru akan berhenti ketika kita jatuh dan tak sadarkan diri.

Ketulusan dalam perjuangan harus dimulai dengan keutuhan niat. Apa saja yang kita lalukan di dunia ini sejatinya adalah untuk beribadah kepada Pencipta kita, Rabb kita yang senantiasa menjamin hidup kita.  Maka semoga kitapun senantiasa berupaya untuk menjaga niat yang lurus dalam mengupayakan ketulusan dalam setiap perjuangan. Sungguh nikmat hidup ini, jika kita senantiasa menyerahkan semuanya kepada Allah, karena sejatinya hanya Allah yang mampu menolong dan menjamin kehidupan kita.

Ketika ketulusan itu hadir, maka tak dimintapun ia akan memberi, tak diingatkan pun ia akan menyelesaikan dengan penuh tanggungjawab. Indah sekali jika setiap diri senantiasa ada ketulusan dari hatinya, maka kehidupan ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang selalu berlomba dalam kebaikan, bahkan ketika ada ketidakbaikkan pun ia akan berusaha nahi mungkar karena ia sadar tugasnya di muka bumi ini untuk apa.

Ketika ketulusan hadir, maka setiap kata yang terucap senantiasa menghujam ke hati lawan bicaranya, setiap perbuatan yang dilakukan selalu menjadi contoh atau teladan bagi sesamanya. Alih-alih membalas hujatan dengan makian, ia malah tersenyum dan mendoakan dalam diamnya. Sungguh ketulusan dalam perjuangan akan sebanding dengan upayanya mendekatkan diri pada Rabbnya, karena ia percaya hanya Rabbnya yang mampu melembutkan hatinya dan menganugerahinya hati yang tulus.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOTEMPLASI RASA

Benar sudah kurikulum sekarang ini yang selalu menekankan pada problem solving, critical thinking, dan literasi perasaan... Karena in this economy terutama aku si milenial mendapati sekelas orangtua saja masih belum bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa melibatkan anak.  Orangtua juga tidak mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, dan kerap kali selalu berusaha masuk untuk mencarikan solusi atas permasalahan anak-anaknya, yang sebenarnya anak hanya perlu dibiarkan mengeksplorasi dan mengalirkan perasaannya, kemudian berpikir kritis untuk mencari solusi dan menjadi subject penyelesain masalahnya, dan menjalani konsekuensi untuk setiap keputusannya.  Jikapun belum berhasil, biarkan ia mencobanya lagi dan lagi hingga ia terampil dalam menghadapi setiap masalah yang hadir menjadi ujiannya masing-masing saat itu dan di kemudian hari.  Karena sejatinya Allah yang akan membersamai anak itu dalam setiap ujian yang Ia berikan dalam bentuk permasalahan. 😊 Dul...

Untuk Putri

Putri Mayla Khansa, pertemuan pertama dengannya saat aksi galang dana untuk Palestina di depan gerbang veteran UB. Dulu saya kira dia anak poltek karena bawa bendera bertuliskan poltek, muka blasterannya bikin segan untuk kenalan. Setalah gabung KAMMI, saya baru tahu kalau dia anak UB karena dialah generasi pertama KAMMI angkatan 2013, bahkan di kemudian hari juga  AB2 pertama di angkatan. Syantik, shalihah, perfect lah diliatnya, ya bakal susah lah buat temenan sama dia. Gak inget kapan dan di momen apa akhirnya bisa deket. Mungkin pas sama-sama jadi pengkam, atau entahlah. Menjelang kelulusan justru kita makin deket, eh aku si yang ngerasa gitu. Nyaman ajah main sama dia, yang kalau ngasih saran ya begitu adanya dia, singkat, padat kalo lagi gak mood, kalo lagi good mood ya panjang lebar tinggi menjulang, eh apa sih haha. Pernah kita ke pantai berdua ye kan, pengen ke sendiki beach eh nyasar malah ke arah ngliyep akhirnya ke beberapa pantai deaerah situ dulu, tapi berkat i...

MUNGKINKAH AKU DIPANGGIL BUNDA

Embrio kecil itu, yang kutunggu kehadirannya dengan sepenuh harap dan doa Suara tangis pertamanya yang begitu rindu ingin kudengar Tangan mungilnya yang sudah tak sabar ingin kugenggam Pipi merahnya yang amat sangat ingin kukecup Perjalanan lima tahun menantinya, menjadi sebuah kisah yang luar biasa bagiku Diawali dengan banyak tangisan ketika setiap bulan hanya melihat garis satu pada tiap tes kehamilan yang kujalani Sempat juga marah dan bertanya-tanya kenapa perjalanan ini tak sesuai ekspektasiku Orang-orang terdekatkupun kuanggap tak bisa mengerti remuk hancurnya perasaanku menjalani hari-hariku, karena yang kurasakan seolah mereka tak berempati pada diriku Kumenjauh dari keramaian, mengasingkan diri dalam kamar yang sepi... Hanya ada aku dan kesedihanku dalam penantian...  Hari berlalu, perasaanku membaru...  Kini sedih dan kecewa itu telah terbang terbawa angin...  Yang ada sekarang perasaan harap dan kepasrahan kepada pemilik takdir kehidupan Allah yang Maha Besar....