"Usia kami sudah tidak muda lagi, besar harapan kami antumlah yang akan meneruskan perjuangan dakwah ini." Begitulah pesannya malam itu, ya beliau Murobbiku, Abi dan Ummiku, Paman dan Bibiku. Begitu merasuk dalam jiwaku nasehat itu, entah seperti langsung menghujam ke perasaanku yang paling dalam.
Kita tidak sedang membicaran visi duniawi, dunia yang begitu saja yang hina bagi yang sangat mencintainya. Dunia yang bisa menjadi sarana meraih keridhoan Tuhan Pencipta dunia jika disikapi dengan baik dan benar. Malam itu, aku tidak bertanya apapun, hanya mendengar dan mengungkapkan satu hal yang kuungkapkan. Malam itu, taujih Murobbi-Murobbiyahku menjadi lebih dalam membekas, menjadi lebih lembut menyapa telinga.
Aku berikhtiar menyadari itu, bahwa memang semua ini aku ikhtiarkan untuk melanjutkan estafet kebaikan, andaikan saja ada jalan lain insyaAllah aku pasti akan menempuhnya. Namun Allah dan Rasulnya menyisakan jalan ini yang harus kutempuh, sebagai ikhtiar "semampuku". Tidak ada yang tersimpan dan terungkap selain aku tsiqoh dan taat pada guru-guruku sekaligus orangtuaku, yang mengikhlaskan waktunya diinfakkan untuk membagikan ilmunya kepadaku, di tengah tugas dakwahnya yang begitu padat, hanya untuk seorang perempuan yang bahkan tidak banyak kebaikan yang dilakukannya sepertiku ini.
Estafet perjuangan, tentang pemeran pada setiap zaman, setiap masa, bahwa setiap masa pasti ada pemerannya. Jika bukan kita pasti ada orang lain yang meniti jalan cinta para pejuang ini. Namun mau apa aku tanpa dakwah? mau kemana aku jika tanpa menyusuri jalan ini? untuk apa hidupku jika tidak untuk bertahan pada perjuangan ini?
Aku akan terus berikhtiar untuk terus menjadi bagian di dalamnya, meyakinkan Rabbku untuk tidak menyisihkanku dari orang-orang baik. Setidaknya walaupun diri ini belum baik, sekiranya Rabbku meridhoiku untuk terus berada diantara orang-orang sholih. Orang-orang yang rela menahan laparnya, yang rela menahan kantuknya, yang rela bepergian jauh demi dakwah, yang rela berjuang hingga titik batas kemampuannya.
Komentar
Posting Komentar