Langsung ke konten utama

ORE-OH



Kubangun di pagi hari seperti biasanya, dihari minggu ini aku sudah berencana untuk kke MSC raden patah karena ada acara UAKI. Aku berangkat sekitar jam 7 kurang ditemain dengan sepedaku. Sbenarnya hari ini juga ada grand opening CFD di brawijaya namun, karena aku bangun terlalu siang jadi aku tak bisa ikut acara tersebut.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 15 menit akupun sampai di MSC, ternyata sudah ada peserta lain ynag sudah datang. Hari nni juga aka nada  screening staff UAKI,  aku sangat  ingin bisa menjadi staff UAKI dan mnegenakan jaket UAKI. Acara dumilai dengan tilawah terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan kajian. Sekitar jam 9 kajian pun selesai.
Acara berlanjut dengan perkenalan setiap departemen ynag ada di rohis. Satu persatu departemen memperkenalkan dirinya yang dibawakan oleh masing masing anggota. Aku memperhatikan satu persatu dengan seksama, karena diakhir acara  kami harus memilih salah satu departemen yang akan aku  jalani nantinya.
Akhirnya semua departemen telah memperkenalkan dirinya, tibalah saatnya aku harus menngsi form screening. Aku mengisi semua pertanyaan, dibagian pilihan departemen aku pun memilih kemuslimahan dan psdm. Kenapa?. Karena aku  ingin turut berkontribusi secara nyata untuk mengadakan perbaikan dan menjaga yang sudah baik di kalangan muslimah. Selain itu aku memilih psdm, aku memilih departemen tersebut karena sebelumnya di BEM aku juga dalam departemen tersebut jadi aku ingin melanjutkannya.
Sesaat sebelum adzan dzuhur dikumandangkan, kami semua berikrar sebagai staff magang UAKI. Sungguh gemetar tubuhku, karena baru kali ini aku berikrar di dalam masjid. Rasa senang, khawatir semuanya campur aduk menjadi satu. Setelah selesai berikrar adzan pun langsung dikumandangkan, subhanallah Alloh telah menjadi saksi atas ikrar ku dan peserta ynag lain di hari ini. Semoga kami bisa terus komitmen terhadap apa yang telah kami ikrarkan.
Setelah mengisi form screening, aku menunggu sebentar hingga akhirnya mengikuti tes wawancara. Aku seperti familiar dengan akhwat yang akan mewawancaraiku, tibalah giliranku. Kutanya namanya ternyata namanya mba mela, beliaupun familiar  dengan wajahku. Setelah kami mengingat ternyata kamimemang pernah bertemu di acara open house UKM waktu itu. Seperti screening yng pernah kujalani sebelumnya,  aku menjawab apa  adanya seperti apa ynag kupikirkan dan yang kumampu lakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOTEMPLASI RASA

Benar sudah kurikulum sekarang ini yang selalu menekankan pada problem solving, critical thinking, dan literasi perasaan... Karena in this economy terutama aku si milenial mendapati sekelas orangtua saja masih belum bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa melibatkan anak.  Orangtua juga tidak mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, dan kerap kali selalu berusaha masuk untuk mencarikan solusi atas permasalahan anak-anaknya, yang sebenarnya anak hanya perlu dibiarkan mengeksplorasi dan mengalirkan perasaannya, kemudian berpikir kritis untuk mencari solusi dan menjadi subject penyelesain masalahnya, dan menjalani konsekuensi untuk setiap keputusannya.  Jikapun belum berhasil, biarkan ia mencobanya lagi dan lagi hingga ia terampil dalam menghadapi setiap masalah yang hadir menjadi ujiannya masing-masing saat itu dan di kemudian hari.  Karena sejatinya Allah yang akan membersamai anak itu dalam setiap ujian yang Ia berikan dalam bentuk permasalahan. 😊 Dul...

Untuk Putri

Putri Mayla Khansa, pertemuan pertama dengannya saat aksi galang dana untuk Palestina di depan gerbang veteran UB. Dulu saya kira dia anak poltek karena bawa bendera bertuliskan poltek, muka blasterannya bikin segan untuk kenalan. Setalah gabung KAMMI, saya baru tahu kalau dia anak UB karena dialah generasi pertama KAMMI angkatan 2013, bahkan di kemudian hari juga  AB2 pertama di angkatan. Syantik, shalihah, perfect lah diliatnya, ya bakal susah lah buat temenan sama dia. Gak inget kapan dan di momen apa akhirnya bisa deket. Mungkin pas sama-sama jadi pengkam, atau entahlah. Menjelang kelulusan justru kita makin deket, eh aku si yang ngerasa gitu. Nyaman ajah main sama dia, yang kalau ngasih saran ya begitu adanya dia, singkat, padat kalo lagi gak mood, kalo lagi good mood ya panjang lebar tinggi menjulang, eh apa sih haha. Pernah kita ke pantai berdua ye kan, pengen ke sendiki beach eh nyasar malah ke arah ngliyep akhirnya ke beberapa pantai deaerah situ dulu, tapi berkat i...

MUNGKINKAH AKU DIPANGGIL BUNDA

Embrio kecil itu, yang kutunggu kehadirannya dengan sepenuh harap dan doa Suara tangis pertamanya yang begitu rindu ingin kudengar Tangan mungilnya yang sudah tak sabar ingin kugenggam Pipi merahnya yang amat sangat ingin kukecup Perjalanan lima tahun menantinya, menjadi sebuah kisah yang luar biasa bagiku Diawali dengan banyak tangisan ketika setiap bulan hanya melihat garis satu pada tiap tes kehamilan yang kujalani Sempat juga marah dan bertanya-tanya kenapa perjalanan ini tak sesuai ekspektasiku Orang-orang terdekatkupun kuanggap tak bisa mengerti remuk hancurnya perasaanku menjalani hari-hariku, karena yang kurasakan seolah mereka tak berempati pada diriku Kumenjauh dari keramaian, mengasingkan diri dalam kamar yang sepi... Hanya ada aku dan kesedihanku dalam penantian...  Hari berlalu, perasaanku membaru...  Kini sedih dan kecewa itu telah terbang terbawa angin...  Yang ada sekarang perasaan harap dan kepasrahan kepada pemilik takdir kehidupan Allah yang Maha Besar....