Sekitar jam 4 sore waktu malang aku dan ayu berangkat menuju
terminal arjosari. Setelah cukup lama menunggu angkutan yang tak kunjung
datang, akhirnya ada juga angkot yang melintas. Aku pun memberhentikan mobil
tersebut dan akhirnya kami pu naik. Terminal lumayan cukup jauh bila menaiki
angkutan umum, yak karena trayeknya yang muter-muter jadi perjalanan terasa
jauh dan banyak memakan waktu kami.
Setelah dihadang kemacetan jalan, akhirnya kami sampai di
terminal arjosari, terminalnya lumayan tertata dengan baik dan rapi, aku dan
ayu segera masuk terminal nutk mencari bus jurusan probolinggo. Ya sebuah
kampong di pelosok pegunungan di probolinggo itulah tempat tujuan untuk mengisi
waktu liburku kali ini. Sejak awal masuk kampus aku sangat ingin mengunjungi rumah
yu, namun baru kali ini lah semuanya bis aterlaksana.
Selama perjalanan malang probolinggo aku dan ayu tertidur di
bus, sampai akhirnya hampir sampai terminal probolinggo aku pun dibangunkan
oleh ayu. Tak tahu berapa lama perjalanannya karena aku tak melihat jam saat
berangkat dari arjosari. Kami pun bersiap untuk turun, sampai akhirnya bus
berheni dan kami pun turun denngan segera.yap, kami telah sampai di terminal
probolinggo, namun kami masih harus menumpang 1 bus lagi yaitu jurusan
situbondoo, yang pada akhirnya kami akan turun di pajarakan.
Kali ini kami menumpang bus ekonomi, suasananya tak
mengenakkan dan berdesakkan. Kurang lebih sekitar satu jam kamipun sampai di
pajaraka, tampak bapaknya ayu beserta munir yakni saudaranya ayu telah
mnenunggu kami di seberang jalan dan kami pun segera menghampiri mereka. Aku
menumpang motor yang dikendarai munir sedangkan ayu bersama bapaknya.
Sebelum menuju rumah ayu kami sempatkan mengisi perut kami
yang kosong sejak pagi tadi di sebuah rumah makan tepat di seberang pondok
pesantren ayu saat SMA. Aku memesan satu piring nasi beserta ayam pedas, tempe
oreg, tahu goreng, dan disiram bumbu pecel serta tej manis hangat. Aku lupa
memesan nasi untuk setengah porsi, alhasil aku tak mengahabiskan nasinya.
Setelah selesai mengisi perut kami pun melanjutkan
perjalanan untuk pulang kerumah ayu. Dimalam yang dingin dimalam minggu, aku
menyusuri jalan yang sunyi dan gelap. Mendaki ginung lewati lembah seperti
lagunya doraemon. Di awal perjalanan aku sangat semangatat dan Alhamdulillah
cuaca di malam itu sangat cerah dan mendukung perjalanan kami.
Motor terus dipacu dengan cepat, kurasakan perjalanan ini
sangat jauh karena harus menyebrangi satu gunung untuk menuju rumah ayu yang
berada di gunung yang satunya. Aku rasa ini berada di titik yang lumayan
tinggi, karena dari tempat itu aku bisa melihat lampu-lampu kota yang
kerlap-kerlip, serta bintang bintang di langit dengan sangat jelas.
Tak hanya angin malam yang menemani malamku menyusi hutan
namun juga suara binatang-binatang malam yang turut menyambut setiap kami
melintas. Hutan demi hutan kami lalui, jalan yang gelap yang tak satupun diberi
lampu penerangna jalan menambah sunyinya suasana perjalanan. Kusempatkan memoto
langit malam itu namun hanya gambar ini yang kudapatkan….
Setelah beberapa lama manyusuri jalan akhirnya kami tiba di
perkampungan, hmm rasa lega pun kurasakan karena titik terang menuju rumah ayu
semakin terbuka. Ini adalah kali pertama aku mengunjungi rumah ayu. Serta kali
pertama juga aku berkunjung ke rumah slaah satu temanku di kampus. Stelah
menuruni jalan yang cukup terjal, akhirnya munir mengurangi laju motor yang
dikendarainya, dan beehenti diseuah rumah.
Akhirnya aku benar-benar sampai di sebuah perkampungan di
pelosok probolinggo tepatnya di rumah ayu hehe
Komentar
Posting Komentar