Perempuan dan perasaan adalah dua hal yang saling berkaitan erat. Lalu bagaimana dengan anak didik yang mulai beranjak aqil baligh?. Apakah perjalanan kehidupannya dilingkungan sekolah akan mulus bebas hambatan ataukah sebaliknya, kehidupan yang penuh drama dengan diiringi gelak tawa dan derai tangis dalam waktu yang bergantian atau bersamaan?.
Perjalanan di tahun kedua membersamai anak-anak dengan usia memasuki akil baligh membuat saya memiliki keinginan untuk mulai menuliskannya secara rutin. Agar dikemudian hari menjadi kenangan manis yang saya baca sendiri, atau siapapun yang membacanya untuk dapat diambil pelajarannya, jika ada.
Dua tahun ini saya membersamai anak-anak perempuan di jenjang pendidikan menengah pertama atau SMP. Banyak hal mewarnai kehidupan saya pribadi, kadang emosional hingga terbawa perasaan dalam sisi kehidupan saya yang lainnya.
Dan inilah, jurnal guru SMP dimulai, semoga istiqomah dalam perjalanannya.
Komentar
Posting Komentar