Waktumu yang kau gunakan untuk memikirkan orang lain, hingga terkadang kau lupa memikirkan dirimu sendiri
Hartamu yang kau gunakan untuk membiayai segala macam agenda kebaikan, hingga kau lupa memenuhi keinginanmu
Rasamu yang kau gunakan untuk mengasihi sesamamu, hingga terkadang kau lupa memerhatikan rasamu sendiri
Lantas, untuk apa kau risau akan dirimu saat ini dan esok?
bukankah kamu menyambung silaturahim bahkan saat seseorang memandangmu sebelah mata?
bukankah kamu menebar senyum? bahkan saat orang lain sedang berteriak marah padamu?
bukankah kamu rela mengganjal perutmu dengan air putih saja? untuk membuat saudaramu mampu mengganjal perutnya dengan sesuap nasi atau sepotong roti?
Kamu adalah pejuang kebaikan, maka Allah tak akan menyiakan apa yang kau lakukan..
kamu yang menahan diri dengan berpuasa, maka Allah yang akan menguatkanmu..
kamu yang memberikan segenap perhatianmu untuk saudaramu, maka bagaimana mungkin Allah akan membuatmu duduk termangu tanpa teman disisimu?
Bukankah Allah berjanji akan menolong dan meninggikan derajat serta meninggikan kedudukanmu di Qs. Muhammad ayat 7?
Komentar
Posting Komentar