Bahagia selalu
mempunyai waktunya sendiri, bagi kita yang terlalu tinggi dalam berekspektasi
bisa jadi sedikit kebahagiaan yang kita dapatkan. Berpikiran bahwa Aku akan
bahagia ketika mendapatkan pencapaian A, tapi nyatanya pencapaian itu tak kunjung
terselesaikan, maka kebahagiaan menjadi tertunda. Padahal, bukan hal sulit
untuk menjadikan setiap prosesnya adalah sebuah kebahagiaan. Misalnya untuk
lulus sarjana maka kita harus menyelesaikan rangkaian pengerjaan skripsi, bagi
kebanyakan kita (mungkin) standar bahagia kita adalah ketika kita sudah
melaksanakan Seminar Hasil, lalu Ujian Komprehensif, Yudisium dan kemudian
berada di titik puncak yaitu wisuda. Padahal dalam perjalanan tugas akhir
tersebut, begitu banyak momen yang bisa menjadi sumber kebahagiaan kita. Bisa
lebih sering berinteraksi dengan dosen, bukankah mendapatkan transfer ilmu
secara khusus empat mata saat bimbingan adalah sebuah hal yang sangat
bermanfaat? Maka, bagi wajah yang mudah tersenyum ini adalah momen kebahagiaan.
Membaca lebih
banyak referensi dari biasaya, mungkin kita adalah orang yang mencandu buku
tapi jarang atau sedikit membaca genre buku bidang studi atau sama sekali tipe
yang tidak menyukai berkutat dengan buku-buku. Pengerjaan tugas akhir, memberikan
kita kesempatan untuk lebih banyak membaca, mengajarkan kita bahwa tidak
selamanya kita membaca genre yang menjadi kesukaan saja. Bagi para pecandu
buku, bukankah ini adalah sebuah kenikmatan hakiki? Bermesaraan dengan buku dan
mendarasnya satu demi satu, maka munculkanlah kebahagiaan itu.
Bahkan jika pun
begitu amat sulit bagi kita menyelesaikannya, maka waktunya untuk mengingat
wajah-wajah terkasih yang akan sangat bahagia melihat kita mengenakan toga saat
wisuda. Bukankah untuk mengenakan toga, kita harus menyelesaikan syaratnya
terlebih dahulu. Maka ini saatnya kita melampaui keterbatasan yang ada dalam
diri dan menentukan bahwa setiap detik yang kita lalui adalah dengan
kebahagiaan. Mari bersama kita hadirkan sejuta alasan untuk bahagia setiap harinya!
02 November 2018
Di tulis di hari bahagia kedua
sahabat
Komentar
Posting Komentar