Langsung ke konten utama

Aku dan Kalian

persahabatan ini sudah terjalin begitu lama, dulu saat kita masih duaduk di bangku SD entah kau ingat atau tidak sahabat-sahabatku kita mendambakan menjadi pribadi yang baik yang menggunakan bahasa "aku-kamu" dalam berkomunikasi sehari-hari. tiga jenjang sekolah kita lalui disekolah yan sama dari SD, Mts, sampai SMA namun hingga akhirnya jenjang kuliah memisahkan jarak kita.

kita terpisah di jarak yang cukup jauh, walau tetap di satu pulau namun kita terpisah di tiga provinsi berbeda, aku di timur, liya di tengah dan cici di barat pulau jawa. sahabat perbedaan provinsi semoga tak akan membuat persahabatan kita hambar namun aku yakin perbedaan ini yang akan membuatnya lebih indah. kau tentu tahu pelangi tak memiliki satu pun warna yang sama justru karena itulah dia menjadi begitu indah. ya semoga begitupun dengan kita bertiga, semoga Allah tetap menjaga kita dalam keimanan ini.

di dunia kampus ini kitapun sama-sama memulai dari nol, aku amat bahagia ketika melihat kalian mengenakan jilbab syar'i bahkan melebihi rasa bahagiaku ketika keterima di perguruan tinggi negeri. rasa sayang akan persahabatan ini telah begitu mendalam, tentu kalian ingat bukan saat aku terbaring lemah di rumah sakit kau berdua menemaniku.



Liburan kitapun tak pernah ke tempat yang indah dan istimewa namun hal itu tak pernah membuatku bosan. Liburan semester 2 kemarin kita hanya pergi nonton, nyobain masuk mall baru, ke istiqlal naik bus tingkat trus ke monas. Terkadang kita bertemu tanpa banyak bicara tapi hal itu  membuatku tenang dan nyaman. Sekarang kitapun berada dibidang yang berbeda, kita menekuni jurusan yang berbeda di bangku kuliah ini. Liburan kemarin kita bermimpi untuk peergi ke singapore, ya kita ingin ala ala back packer pergi bertiga saja. Ya semoga allah menyegerakan semua itu.


sahabatku ketika sedikit saja kudengar berita sedih dari kalian, rasanya aku sangat bingung bagaimana harus membantumu. karena latar belakang kita sama mungkin itu pula yang menjadi perekat persahabatan kita, ya ibu kita sama-sama tak lulus SD. persahabatan kita bahkan layak untuk dibilang persaudaraan kan?.

tulisanku memang tak jelas justrungannya, namun aku berusaha untuk mengabadikan cerita persahabatan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOTEMPLASI RASA

Benar sudah kurikulum sekarang ini yang selalu menekankan pada problem solving, critical thinking, dan literasi perasaan... Karena in this economy terutama aku si milenial mendapati sekelas orangtua saja masih belum bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa melibatkan anak.  Orangtua juga tidak mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, dan kerap kali selalu berusaha masuk untuk mencarikan solusi atas permasalahan anak-anaknya, yang sebenarnya anak hanya perlu dibiarkan mengeksplorasi dan mengalirkan perasaannya, kemudian berpikir kritis untuk mencari solusi dan menjadi subject penyelesain masalahnya, dan menjalani konsekuensi untuk setiap keputusannya.  Jikapun belum berhasil, biarkan ia mencobanya lagi dan lagi hingga ia terampil dalam menghadapi setiap masalah yang hadir menjadi ujiannya masing-masing saat itu dan di kemudian hari.  Karena sejatinya Allah yang akan membersamai anak itu dalam setiap ujian yang Ia berikan dalam bentuk permasalahan. 😊 Dul...

Untuk Putri

Putri Mayla Khansa, pertemuan pertama dengannya saat aksi galang dana untuk Palestina di depan gerbang veteran UB. Dulu saya kira dia anak poltek karena bawa bendera bertuliskan poltek, muka blasterannya bikin segan untuk kenalan. Setalah gabung KAMMI, saya baru tahu kalau dia anak UB karena dialah generasi pertama KAMMI angkatan 2013, bahkan di kemudian hari juga  AB2 pertama di angkatan. Syantik, shalihah, perfect lah diliatnya, ya bakal susah lah buat temenan sama dia. Gak inget kapan dan di momen apa akhirnya bisa deket. Mungkin pas sama-sama jadi pengkam, atau entahlah. Menjelang kelulusan justru kita makin deket, eh aku si yang ngerasa gitu. Nyaman ajah main sama dia, yang kalau ngasih saran ya begitu adanya dia, singkat, padat kalo lagi gak mood, kalo lagi good mood ya panjang lebar tinggi menjulang, eh apa sih haha. Pernah kita ke pantai berdua ye kan, pengen ke sendiki beach eh nyasar malah ke arah ngliyep akhirnya ke beberapa pantai deaerah situ dulu, tapi berkat i...

MUNGKINKAH AKU DIPANGGIL BUNDA

Embrio kecil itu, yang kutunggu kehadirannya dengan sepenuh harap dan doa Suara tangis pertamanya yang begitu rindu ingin kudengar Tangan mungilnya yang sudah tak sabar ingin kugenggam Pipi merahnya yang amat sangat ingin kukecup Perjalanan lima tahun menantinya, menjadi sebuah kisah yang luar biasa bagiku Diawali dengan banyak tangisan ketika setiap bulan hanya melihat garis satu pada tiap tes kehamilan yang kujalani Sempat juga marah dan bertanya-tanya kenapa perjalanan ini tak sesuai ekspektasiku Orang-orang terdekatkupun kuanggap tak bisa mengerti remuk hancurnya perasaanku menjalani hari-hariku, karena yang kurasakan seolah mereka tak berempati pada diriku Kumenjauh dari keramaian, mengasingkan diri dalam kamar yang sepi... Hanya ada aku dan kesedihanku dalam penantian...  Hari berlalu, perasaanku membaru...  Kini sedih dan kecewa itu telah terbang terbawa angin...  Yang ada sekarang perasaan harap dan kepasrahan kepada pemilik takdir kehidupan Allah yang Maha Besar....