Kita tidak pernah benar-benar memahami hati setiap manusia, jangankan mereka hati yg ada pada diri saja terkadang lupa didengarkan, alpa untuk dipastikan masih peka terhadap kebaikan dan sensitif terhadap hal sebaliknya.
Kita tidak pernah benar-benar tahu hati setiap orang di sekeliling kita, tersebab seringnya setiap luka mampu ditutupi dengan senyuman, karena seringkali manusia memang begitu lihai menyembunyikan perasaannya.
Kita begitu memahami, begitu mengenal diri sendiri. Betapa banyak hal-hal yang kita saksikan atas diri.
Kita tahu seberapa besar kapasitas diri, seberapa banyak kesalahan diri yang hingga kini masih Allah jaga, agar tak satupun makhluknya yg lain yang Dia biarkan nengetahui.
Berbahagialah, karena Allah masih memilih kita untuk berada dalam kebaikan. Bersenanglah kita untuk terus istiqomah dalam kemaslahatan dan bersedih serta berlepas diri dari kemudharatan.
Sungguh dalam hidup, lebih banyak Allah karuaniakan hal baik, dan hanya sedikit sekali Allah uji dengan sedikit rasa takut, dan hal-hal tak nyaman lainnya.
Bukankan dalam sehari saja, begitu banyak nikmat yang bahkan kita tak mampu menyebutkannya satu persatu. Bahkan dalam tiap detiknya, betapa banyak hal terjadi, sel-sel tubuh yang membelah tanpa harus repot kita mengaturnya sendiri, napas yang senantiasa berhembus tanpa perlu memastikannya. Semua berjalan tanpa harus diperintahkan oleh kita, manusia yang selalu lupa dan berbuat salah.
Allah, begitu apik mengatur jalan cerita kehidupan kita. Tak ada satupun yang terlewat, bahkan seekor nyamuk yang terbang mendekati cicak, hingga menjadi santapan lezat bagi cicak semua sudah Allah atur dan jamin. Bahwa setiap kita pasti Allah berikan kecukupan.
Kita tidak pernah benar-benar tahu hati setiap orang di sekeliling kita, tersebab seringnya setiap luka mampu ditutupi dengan senyuman, karena seringkali manusia memang begitu lihai menyembunyikan perasaannya.
Kita begitu memahami, begitu mengenal diri sendiri. Betapa banyak hal-hal yang kita saksikan atas diri.
Kita tahu seberapa besar kapasitas diri, seberapa banyak kesalahan diri yang hingga kini masih Allah jaga, agar tak satupun makhluknya yg lain yang Dia biarkan nengetahui.
Berbahagialah, karena Allah masih memilih kita untuk berada dalam kebaikan. Bersenanglah kita untuk terus istiqomah dalam kemaslahatan dan bersedih serta berlepas diri dari kemudharatan.
Sungguh dalam hidup, lebih banyak Allah karuaniakan hal baik, dan hanya sedikit sekali Allah uji dengan sedikit rasa takut, dan hal-hal tak nyaman lainnya.
Bukankan dalam sehari saja, begitu banyak nikmat yang bahkan kita tak mampu menyebutkannya satu persatu. Bahkan dalam tiap detiknya, betapa banyak hal terjadi, sel-sel tubuh yang membelah tanpa harus repot kita mengaturnya sendiri, napas yang senantiasa berhembus tanpa perlu memastikannya. Semua berjalan tanpa harus diperintahkan oleh kita, manusia yang selalu lupa dan berbuat salah.
Allah, begitu apik mengatur jalan cerita kehidupan kita. Tak ada satupun yang terlewat, bahkan seekor nyamuk yang terbang mendekati cicak, hingga menjadi santapan lezat bagi cicak semua sudah Allah atur dan jamin. Bahwa setiap kita pasti Allah berikan kecukupan.
Komentar
Posting Komentar