Langsung ke konten utama

JURNAL GURU: Merawat Hubungan Baik dengan Wali Murid

Guru adalah partner orangtua dalam mendidik anak. Sejatinya amanah utama mendidik anak memang ada pada orangtua, namun dengan beberapa kondisi dan pertimbangan sekolah formal menjadi salah satu pilihan para orangtua untuk mendelegasikan tugas mendidik itu kepada sekolah. Namun dengan pendelegasian tersebut, tak serta merta 100% membuat orangtua lepas tangan begitu saja. Peran home education juga sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak.

Sebagai partner sudah barang tentu harus menjalin komunikasi yang baik, agar terciptanya hubungan yang baik antara orangtua, guru dan sekolah tentunya sebagai instansi yang menaunginya baik saat sekolah berlangsung maupun saat libur.

Libur hari raya Idul Fitri telah tiba, tak terasa waktu berjalan begitu cepat, bahkan sebentar lagi akan masuk pada Penilaian Akhir Tahun. Saya suka menulis sesuatu dan mengirimkannya pada orang-orang tertentu, dan kali ini saya menulis sebuah pesan whatsapp kepada para Bunda dari anak didik saya:

Assalamu'alaikum Bunda yang dirahmati Allah..

Semoga Bunda dan keluarga dalam keadaan baik, dan selalu dalam lindungan Allah..

Tak terasa  ramadhan  akan segera berakhir, semoga diwaktu yang tersisa kita bisa memaksimalkannya untuk beribadah kepada Allah bersama keluarga di rumah. Sebuah kesempatan yang tengah Allah berikan ke kita, yakni waktu yang banyak bersama keluarga, yang mungkin bagi sebagian kita belum merasakan di tahun-tahun sebelumnya.

Selamat berlibur hari Raya Lebaran dan semoga kita bisa meraih derajat taqwa selepas ramadhan ini.

Saya selaku wali kelas Ananda, memohon maaf apabila dalam membersamai Ananda selama ini masih belum mampu menunaikan hak Ananda dan Ayah-Bunda dengan sempurna, dan apabila ada kesalahan yang tidak sengaja Saya lakukan mohon juga kiranya dibukakan pintu maaf..

Do'a terbaik dari Saya untuk Bunda serta keluarga, dan semoga Allah segerakan keadaan normal kembali..

Wassalamu'alaikum warahmatullah

Dengan penuh cinta,
Ustadzah/Ms Syifa

Pesan tersebut saya kirim ke semua Bunda, dan saya terharu saat membaca balasan berupa do'a-do'a baik yang dikirimkan. Semoga upaya menjaga hubungan baik ini, Allah nilai sebagai suatu kebaikan, upaya menjaga tali silaturahim yang akan memberikan kebaikan di hari ini dan yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOTEMPLASI RASA

Benar sudah kurikulum sekarang ini yang selalu menekankan pada problem solving, critical thinking, dan literasi perasaan... Karena in this economy terutama aku si milenial mendapati sekelas orangtua saja masih belum bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa melibatkan anak.  Orangtua juga tidak mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, dan kerap kali selalu berusaha masuk untuk mencarikan solusi atas permasalahan anak-anaknya, yang sebenarnya anak hanya perlu dibiarkan mengeksplorasi dan mengalirkan perasaannya, kemudian berpikir kritis untuk mencari solusi dan menjadi subject penyelesain masalahnya, dan menjalani konsekuensi untuk setiap keputusannya.  Jikapun belum berhasil, biarkan ia mencobanya lagi dan lagi hingga ia terampil dalam menghadapi setiap masalah yang hadir menjadi ujiannya masing-masing saat itu dan di kemudian hari.  Karena sejatinya Allah yang akan membersamai anak itu dalam setiap ujian yang Ia berikan dalam bentuk permasalahan. 😊 Dul...

Untuk Putri

Putri Mayla Khansa, pertemuan pertama dengannya saat aksi galang dana untuk Palestina di depan gerbang veteran UB. Dulu saya kira dia anak poltek karena bawa bendera bertuliskan poltek, muka blasterannya bikin segan untuk kenalan. Setalah gabung KAMMI, saya baru tahu kalau dia anak UB karena dialah generasi pertama KAMMI angkatan 2013, bahkan di kemudian hari juga  AB2 pertama di angkatan. Syantik, shalihah, perfect lah diliatnya, ya bakal susah lah buat temenan sama dia. Gak inget kapan dan di momen apa akhirnya bisa deket. Mungkin pas sama-sama jadi pengkam, atau entahlah. Menjelang kelulusan justru kita makin deket, eh aku si yang ngerasa gitu. Nyaman ajah main sama dia, yang kalau ngasih saran ya begitu adanya dia, singkat, padat kalo lagi gak mood, kalo lagi good mood ya panjang lebar tinggi menjulang, eh apa sih haha. Pernah kita ke pantai berdua ye kan, pengen ke sendiki beach eh nyasar malah ke arah ngliyep akhirnya ke beberapa pantai deaerah situ dulu, tapi berkat i...

MUNGKINKAH AKU DIPANGGIL BUNDA

Embrio kecil itu, yang kutunggu kehadirannya dengan sepenuh harap dan doa Suara tangis pertamanya yang begitu rindu ingin kudengar Tangan mungilnya yang sudah tak sabar ingin kugenggam Pipi merahnya yang amat sangat ingin kukecup Perjalanan lima tahun menantinya, menjadi sebuah kisah yang luar biasa bagiku Diawali dengan banyak tangisan ketika setiap bulan hanya melihat garis satu pada tiap tes kehamilan yang kujalani Sempat juga marah dan bertanya-tanya kenapa perjalanan ini tak sesuai ekspektasiku Orang-orang terdekatkupun kuanggap tak bisa mengerti remuk hancurnya perasaanku menjalani hari-hariku, karena yang kurasakan seolah mereka tak berempati pada diriku Kumenjauh dari keramaian, mengasingkan diri dalam kamar yang sepi... Hanya ada aku dan kesedihanku dalam penantian...  Hari berlalu, perasaanku membaru...  Kini sedih dan kecewa itu telah terbang terbawa angin...  Yang ada sekarang perasaan harap dan kepasrahan kepada pemilik takdir kehidupan Allah yang Maha Besar....