Langsung ke konten utama

naskah aerial 2


Hari-hari pun berlalu , Sadira sudah tidak sabar ingin pergi ke pesta topeng nanti malam , dan Sadira pun melakukan persiapan termasuk menemui Isla yang merupakan sepupu sekaligus sahabat Sadira , Sadira pun masuk keruangan Isla yang banyak sekali penemuan-penemuan , karena Isla adalah seorang penemu cerdas di klan cahaya dan Sadira pun mengetuk pintu)

Sadira              :”Isla apakah kau ada di dalam?”
Isla                  : (Sambil menengok kearah pintu) “iya Sadira , silahkan masuk”
(Sadira pun membuka pintu dan mendekat ke Isla yang sudah berdandan cantik untuk pergi ke pesta topeng di klan kegalapan)
Sadira              : (Sambil terkagum-terkagum) “Waahhh cantik sekali kau isla”
Isla                  : (Sambil tersipu malu) “terima kasih putri , kaupun sangat cantik malam ini ,                        ehhmmm sebaiknya kita bergegas sebelum para pengawal tahu”
Sadira              :”Ayoo Isla cepat aku sudah tidak sabar!!! (melirik kebagian gaun Isla di                            bagian atas) bunga apakah itu Isla??kenapa kau memakainya??”
Isla                              :”Oh ya putri , pakai juga bunga ini di gaunmu.. ini adalah rossa arancia                 (mawar orange) . Bunga ini berfungsi sebagai penetral bau darah bangsa    cahaya karena    klan kegelapan bisa mengenali  kita dari bau darahnya”
(Isla pun meletakkan rossa arancia di gaun Sadira , setelah itu mereka segera bergegas berjalan mengendap-endap melewati pintu rahasia dari ruang eksplorasi yang berujung padang rumput, melewati jalan tersebut membuat  Sadira bertanya)
Sadira              :”Mengapa kita tidak  melewati  aerial saja??”
Isla                  :”Aerial di penuhi akar-akar yang besar dan kuat, susah sekali menembusnya                      dan akan makan waktu cukup banyak . Bisa-bisa kita terlambat sampai kepesta                      topeng”

(Setelah melewati padang rumput yang lebat, mereka berdua sampai di sebuah gua yang akan menuntun mereka sampai ke pesta topeng di negeri kegelapan)
Tiba-tiba terdengar suara halus.
Blath               :”Putri Isla??”
(Sadira yang lebih dulu terkesiap mendengar suara asing di depannya, ia tidak mengenali sosok tersebut, tetapi Isla telah mendahului menjawabnya dengan suara cerah)
Isla                  :”Blath! Kau datang??”
Blath               :” Yang mulia telah menunggu, pakai topeng kalian dan pada saat di pesta topeng nanti kalian harus selalu bersama “
Sadira              :”Dapatkah kami mempercayaimu??”
Blath               :”Tentu yang mulia, apabila pangeran mempercayai saya, andapun demikian”
(Sadira pun mengangguk Kemudian mereka segera bergegas, Blath menuntun mereka melewati gua yang lembab. Mereka telah tiba di mana pesta topeng berlangsung , saking terkagum-kagumnya melihat suasana pesta yang belum pernah di lihatnya ia tidak sadar Blath  telah memberi petunjuk lain dan Isla sudah tidak berjalan di depannya lagi)
“Buuukkkk!!!!”
Sadira              :”Aduuuh…”
(Sadira hampir terjatuh tatkala seorang laki-laki yang sedang berjalan menyenggol tubuhnya keras. Berusaha menyeimbangkan posisi berdirinya lagi, ia terkejut melihat beberapa lembar kelopak orange bertebaran di dekat kakinya.)
Sadira              :”Celaka..!!!”(batinsadira)
           
Banyak orang-orang di pesta bergumam bahwa mereka mencium bau darah cahaya , tapi tiba-tiba Hassya datang menarik Sadira, bergegas meletakan rosa arancia di gaun Sadira dan orang-orang dipesta pun tidak mencium bau darah cahaya lagi. Semuanya kembali terhenyak di dalam pesta , mereka semua saling besulang , berdansa , bergurau , semua perasaan yang ada di pesta itu sangatlah bahagia.. setelah cukup lama berada di pesta kaien, sahabat Hassya tiba-tiba menghampiri Hassya dan Sadira di pesta dengan perasaan heran.
Kaien               :”Hassya siapakah wanita yang ada disebelahmu”
Hassya             :”Sebaiknya kau berjanji untuk tidak memberitahukan hal ini pada siapapun                        karena dia adalah putri matahari”
(Dengan ekspresi kaget Kaien menjawab)
Kaien               :”Jadi paduka berhubungan dengan klan cahaya , bukankah dalam ramalan itu                    sangat             dilarang”
(Dan kemudian ada seorang pria yang mendekati  mereka bersama pasangannya, pria itu ternyata adalah Toireann putra mahkota sekaligus kaka Hassya dari klan kegelapan dan wanita          di sampingnya  adalah Isla)
Sadira              : (Dengan terkaget-kaget) “Isla kau ternyata….”
Isla                  : (Memotong perkataan sadira) “Iya Sadira aku dan Toireann sudah lama                            menjalin hubungan”
Toireann          :”Iya Sadira , kami berdua juga memiliki tujuan yang sama seperti kalian ,                            yaitu mendamaikan klan kegelapan dan cahaya untuk bersatu”
Hassya             :”Aku tidak percaya kau telah mendahului ku” (sambil tersenyum meledek)
Toireann          :”Ayo kita bergegas , aku ingin memperlihatkan sesuatu kepada kalian semua ..                     oh ya Kaien semoga kau bisa merahasiakan semua ini kepada siapapun”
Kaien               : (Mengangguk yakin) “Tentu yang mulia”
Kemudian mereka semua segera pergi menjauhi pesta, dan kemudian tiba-tiba Fraconia seorang putri tercantik di klan kegelapan melihat Hassya dan rombongan pergi menjauhi pesta. Dan diapun memanggil hassya teman masa kecilnya yang sangat dia cintai
Fraconia          :”hassya….hassyaaaa….” (sambil berteriak-teriak berusaha memanggil                                   hassya)

(Hassya tidak menoleh sedikitpun akhirnya Kaien mempunyai inisiatif)
Kaien               : (Mendekati fraconia) “Maaf putri , putra mahkota dan pangeran Hassya harus                  mengikuti rapat untuk mempersiapkan penyerangan ke klan cahaya”
Fraconia          : (Merasa tidak yakin) “Emmhhh… apakah itu benar?? Tidak biasa sekali                               Hassya mengikuti rapat yang membosankan seperti itu”
Kaien               :”Itu perintah raja putri”

Akhirnya Fraconia pergi dan berbaur  ke dalam pesta lagi , kaien mengikuti rombongan dari belakang. Dan akhirnya mereka sampai di padang rumput yang sangat asing dimata sadira dan hassya, mereka semua terkejut melihat sebuah kebun budidaya Rosa Nera ( mawar hitam ) bunga yang sangat langka
Sadira              :”Isla apakah kau yang membudidayakan bunga ini??”
Isla                  :”Ya sadira , aku mempunyai tujuan khusus yang bersangkut paut tentang                             bunga ini dan kedamaian kedua klan”
Hassya             :”Bisakah kau menjelaskan ini semua kepadaku??”

isla                   :”Tentu , aku dan Toireann sudah sejak lama merencanakan proyek ini , aku                         ingin             membuat krim anti matahari dari rossa nera dan campuran batu perak,                      dengan begitu klan kegelapan bisa menikmati cahaya matahari dan berdamai                   dengan klan cahaya”

Blath               :”Tapi apakah kau tidak memikirkan bagaimana kalau ramuan itu menjadi                            senjata yang kuat bagi klan kegelapan  untuk menghancurkan cahaya??”
Toireann          :”Semoga itu tidak terjadi , walaupun itu terjadi aku akan mencegahnya”
Isla                  :”Aku mohon kepada kalian semua , Hassya , Sadira , Kaein , dan Blath untuk                   merahasiakan ini semua kepada siapapun”
Akhirnya mereka membuat sumpah setia di padang rumput itu dan sementara itu matahari mulai menampakan cahayanya Toireann , Blath , Kaein ,dan Hassya mulai panik dan segera pamit pulang ke klan kegelapan
Toireann          :”Isla aku pamit pulang”
Isla                  :”Ya bergegaslah dan terimakasih telah mengantar aku dan Sadira sampai                           sejauh ini”
Hassya             :”Begitupun aku Sadira , aku harus pulang juga”
Sadira              :”Baiklah Hassya , berhati-hatilah….”

Akhirnya mereka berempat pulang ke klan kegelapan meninggalkan Sadira dan Isla , dan merekapun tiba di klan kegelapan , yang ternyata pesta topengpun telah usai , salah satu dari keempat orang itu yaitu Blath pergi mengendap-endap kesebuah ruangan di dalam istana yang ternyata menemui seseorang yaitu Keir , seorang penasihat raja yang mempunyai kekuatan sihir yang tidak di ketahui siapapun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOTEMPLASI RASA

Benar sudah kurikulum sekarang ini yang selalu menekankan pada problem solving, critical thinking, dan literasi perasaan... Karena in this economy terutama aku si milenial mendapati sekelas orangtua saja masih belum bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa melibatkan anak.  Orangtua juga tidak mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, dan kerap kali selalu berusaha masuk untuk mencarikan solusi atas permasalahan anak-anaknya, yang sebenarnya anak hanya perlu dibiarkan mengeksplorasi dan mengalirkan perasaannya, kemudian berpikir kritis untuk mencari solusi dan menjadi subject penyelesain masalahnya, dan menjalani konsekuensi untuk setiap keputusannya.  Jikapun belum berhasil, biarkan ia mencobanya lagi dan lagi hingga ia terampil dalam menghadapi setiap masalah yang hadir menjadi ujiannya masing-masing saat itu dan di kemudian hari.  Karena sejatinya Allah yang akan membersamai anak itu dalam setiap ujian yang Ia berikan dalam bentuk permasalahan. 😊 Dul...

Untuk Putri

Putri Mayla Khansa, pertemuan pertama dengannya saat aksi galang dana untuk Palestina di depan gerbang veteran UB. Dulu saya kira dia anak poltek karena bawa bendera bertuliskan poltek, muka blasterannya bikin segan untuk kenalan. Setalah gabung KAMMI, saya baru tahu kalau dia anak UB karena dialah generasi pertama KAMMI angkatan 2013, bahkan di kemudian hari juga  AB2 pertama di angkatan. Syantik, shalihah, perfect lah diliatnya, ya bakal susah lah buat temenan sama dia. Gak inget kapan dan di momen apa akhirnya bisa deket. Mungkin pas sama-sama jadi pengkam, atau entahlah. Menjelang kelulusan justru kita makin deket, eh aku si yang ngerasa gitu. Nyaman ajah main sama dia, yang kalau ngasih saran ya begitu adanya dia, singkat, padat kalo lagi gak mood, kalo lagi good mood ya panjang lebar tinggi menjulang, eh apa sih haha. Pernah kita ke pantai berdua ye kan, pengen ke sendiki beach eh nyasar malah ke arah ngliyep akhirnya ke beberapa pantai deaerah situ dulu, tapi berkat i...

MUNGKINKAH AKU DIPANGGIL BUNDA

Embrio kecil itu, yang kutunggu kehadirannya dengan sepenuh harap dan doa Suara tangis pertamanya yang begitu rindu ingin kudengar Tangan mungilnya yang sudah tak sabar ingin kugenggam Pipi merahnya yang amat sangat ingin kukecup Perjalanan lima tahun menantinya, menjadi sebuah kisah yang luar biasa bagiku Diawali dengan banyak tangisan ketika setiap bulan hanya melihat garis satu pada tiap tes kehamilan yang kujalani Sempat juga marah dan bertanya-tanya kenapa perjalanan ini tak sesuai ekspektasiku Orang-orang terdekatkupun kuanggap tak bisa mengerti remuk hancurnya perasaanku menjalani hari-hariku, karena yang kurasakan seolah mereka tak berempati pada diriku Kumenjauh dari keramaian, mengasingkan diri dalam kamar yang sepi... Hanya ada aku dan kesedihanku dalam penantian...  Hari berlalu, perasaanku membaru...  Kini sedih dan kecewa itu telah terbang terbawa angin...  Yang ada sekarang perasaan harap dan kepasrahan kepada pemilik takdir kehidupan Allah yang Maha Besar....