September 11 2016 . RT 12, Desa Sumberjaya Kec. Godang legi 10:48 Sudah menjadi fitrahnya bahwa perempuan itu suka sekali berbicara. Jika kita sering mendengar “ satu kata dibalas seribu” ya memang itulah yang terjadi sesungguhnya. Stok kosa kata perempuan tiap harinya memang sangat banyak Saya rasa. Lalu bagaimana sebagai sesama perempuan di dalam sebuah organisasi agar tidak timpang semuanya berbicara?. Saya berbicara hanya berdasarkan pengalaman dan apa yang sudah Saya lakukan saja. Saya tidak punya banyak teori, artikel pun Saya belum sempat mencarinya. Hal ini yang Saya coba lakukan sebagai sekretaris kaderisasi selama hampir satu periode ini. Pertama, kita diberikan dua telinga dan satu mulut. Maka sejatinya kita harus lebih banyak mendengar. Siapa si yang gak seneng kalo lagi ngomong di dengerin?. Ya itu yang Saya coba, Saya lebih banyak membuka lebar telinga Saya untuk semua anggota FOKSI yang akhwat tentunya. Karena yang ikhwan sudah ada yang mengurus. Mungkin i...
wa anfiquu fii sabilillah