Tahun demi tahun berganti, hingga tiba masa kelulusan kuliahku Allah takdirkan aku menjadi muridnya, dalam pertemuan-pertemuan pekanan. Tak pernah menyangka sebelumnya akan menjadi binaan dari ummi.
Hingga hari demi hari kulalui bersamanya, aku menyadari akan kasih sayangnya yang begitu tulus. Yang menyayangi tanpa banyak kata, namun banyak hal yang dilakukan untukku. Perhatian, ilmu dan segala hal yang melengkapi dari proses pendidikan yang belum kudapatkan dari Ayah-Ibu.
Semua kasih tampak semakin terlihat, setelah setahun kebelakangan dengan hal-hal yang tak mudah menghampiri hidupku. Keduanya selalu mengupayakan yang terbaik, bahkan tanpa aku minta. Keduanya senantiasa mengasihiku selayaknya Ayah-Ibu melakukannya.
Bahkan untukku yang senang dengan kata-kata positif, seolah keduanya memenuhi lumbung cintaku dengan ungkapan-ungkapan sayangnya. Memberikan nasihat, semangat dengan penuh kelembutan.
Ummi Abii, alhamdululillah 'ala bini'matihi tatimush shalihat aku haturkan atas keMaha Baikan Allah menghadirkan engkau berdua dalam kehidupanku. InsyaAllah do'a kebaikan untuk orangtua yang senantiasa aku panjatkan, adalah juga untuk engkau berdua. Tak banyak yang bisa kulakukan, namun insyaAllah aku akan terus berupaya semampuku untuk menjadi hamba Allah yang selalu memperbaiki diri agar Allah ridho terhadap Ummii-Abii Ayah-Ibu, dan kumintakan kepada Rabbku dan Rabbmu surga firdaus untukmu semuanya...
Inilah aku yang akan terus mencintaimu karena Allah

Komentar
Posting Komentar