Biarkan aku berjalan sebagaimana biasanya. Semua hal yang terjadi, menjadi faktor pembentuk diriku, yang pasti berbeda dengan yang lainnya.
Biarkan aku bersikap sebagaimana biasanya, sebab aku tahu hal-hal apa yang harus kujaga. Semua yang kulakukan, sudah tentu berbeda dengan yang lainnya.
Sejak awal, semua hal terniatkan untuk mendapat ridha Allah. Biarkan saja upaya ini dijalankan sekuat kemampuan, karena jika ridho Allah tak didapatkan, untuk apa ini diperjuangkan.
Krikil, mendung, hujan, terik, senantiasa menyertai perjaalanan. Semua hal itu, nyatanya membuat hari-hari lebih seru, lebih berwarna. Walau mungkin sebel menyergap sesaat, tapi ketika berupaya selalu ingat kepada Allah, semua akan baik-baik saja.
Jika tidak berserah diri pada ketetapanNya, lantas mau apalagi? Sedangkan diri ini tahu jelas bahwa ia tak mampu melalukan apapun tanpa kehendakNya.
Biarkan aku bersikap sebagaimana biasanya, sebab aku tahu hal-hal apa yang harus kujaga. Semua yang kulakukan, sudah tentu berbeda dengan yang lainnya.
Sejak awal, semua hal terniatkan untuk mendapat ridha Allah. Biarkan saja upaya ini dijalankan sekuat kemampuan, karena jika ridho Allah tak didapatkan, untuk apa ini diperjuangkan.
Krikil, mendung, hujan, terik, senantiasa menyertai perjaalanan. Semua hal itu, nyatanya membuat hari-hari lebih seru, lebih berwarna. Walau mungkin sebel menyergap sesaat, tapi ketika berupaya selalu ingat kepada Allah, semua akan baik-baik saja.
Jika tidak berserah diri pada ketetapanNya, lantas mau apalagi? Sedangkan diri ini tahu jelas bahwa ia tak mampu melalukan apapun tanpa kehendakNya.
Komentar
Posting Komentar