Sudah masuk hari ketiga work from home dan hari ke 10 untuk para siswa home learning. Lantas apa saja hikmah yang bisa dipetik? Bukankah hikmah itu seperti mutiara yang hilang bagi para mukminin dan mukminat?
Dalam dunia pendidikan, Allah seperti sedang menunjukkan peran sejati para ibu untuk menjadi sekolah pertama dan utama bagi anak-anaknya, mengembalikan peran yang oleh sebagian ibu mungkin di delegasikan tersebab harus bekerja atau berdakwah di ranah publik, sehingga seringkali kerinduan membersamai anak-anaknya senantiasa hadir. Hari ini, Allah balas kerinduan itu, dengan waktu yang lebih panjang. Kepada sang guru, orangtua maupun anak, Allah ajarkan cara baru untuk belajar, untuk membaca, bahwa belajar tak melulu soal kelas dan gedung sekolah. Bahwa sejatinya belajar di rumah dan dimanapun adalah keniscayaan bagi para pembelajar sejati.
Dalam dunia pencarian nafkah, menjemput rezeki dari Allah. Tidak sedikit yang selama ini merasakan waktu berjalan begitu cepat, bahkan sangat cepat, sehingga tak memiliki banyak momen yang dihabiskan bersama keluarga di rumah. Keluarga yang senantiasa menantikan kehadiran seutuhnya, menantikan kehangatan kasih sayangnya. Hari ini, Allah anugerahkan bisa bekerja dari rumah, suatu nikmat yang mungkin tak pernah terlintas sebelumnya.
Allah berkuasa mempercepat sesuatu sebagaimana Allah berkuasa menunda sesuatu. Telah diwacanakan bahwa UN untuk pelajar akan ditiadakan tahun depan, tahun 2021. Siapa menyangka, bahwa dengan wabah ini Allah mempercepatnya, hingga Mas Mentri dan Pak Presidenpun menyampaikan keputusan itu. Berbagai rencana kegiatan individu, organisasi dan kegiatan lainnya, dengan adanya wabah rencana-rencana itupun ditunda demi kemaslahatan bersama atau diganti dengan agenda-agenda daring.
Para pedagang yang saat banjir awal tahun kemarin merasakan banjir rezeki karena banyak pembeli, kini harus bersabar karena aturan di rumah ajah membuat para pelanggannya tak datang.
Nikmati, syukuri, dan bersabar ata kondisi ini, disertai dengan tawakal kepadaNya. Semoga apapun hikmah yang kita petik, membawa kebaikan untuk kita secara pribadi dan semua orang-orang di sekeliling kita. Aamiin..
Dalam dunia pendidikan, Allah seperti sedang menunjukkan peran sejati para ibu untuk menjadi sekolah pertama dan utama bagi anak-anaknya, mengembalikan peran yang oleh sebagian ibu mungkin di delegasikan tersebab harus bekerja atau berdakwah di ranah publik, sehingga seringkali kerinduan membersamai anak-anaknya senantiasa hadir. Hari ini, Allah balas kerinduan itu, dengan waktu yang lebih panjang. Kepada sang guru, orangtua maupun anak, Allah ajarkan cara baru untuk belajar, untuk membaca, bahwa belajar tak melulu soal kelas dan gedung sekolah. Bahwa sejatinya belajar di rumah dan dimanapun adalah keniscayaan bagi para pembelajar sejati.
Dalam dunia pencarian nafkah, menjemput rezeki dari Allah. Tidak sedikit yang selama ini merasakan waktu berjalan begitu cepat, bahkan sangat cepat, sehingga tak memiliki banyak momen yang dihabiskan bersama keluarga di rumah. Keluarga yang senantiasa menantikan kehadiran seutuhnya, menantikan kehangatan kasih sayangnya. Hari ini, Allah anugerahkan bisa bekerja dari rumah, suatu nikmat yang mungkin tak pernah terlintas sebelumnya.
Allah berkuasa mempercepat sesuatu sebagaimana Allah berkuasa menunda sesuatu. Telah diwacanakan bahwa UN untuk pelajar akan ditiadakan tahun depan, tahun 2021. Siapa menyangka, bahwa dengan wabah ini Allah mempercepatnya, hingga Mas Mentri dan Pak Presidenpun menyampaikan keputusan itu. Berbagai rencana kegiatan individu, organisasi dan kegiatan lainnya, dengan adanya wabah rencana-rencana itupun ditunda demi kemaslahatan bersama atau diganti dengan agenda-agenda daring.
Para pedagang yang saat banjir awal tahun kemarin merasakan banjir rezeki karena banyak pembeli, kini harus bersabar karena aturan di rumah ajah membuat para pelanggannya tak datang.
Nikmati, syukuri, dan bersabar ata kondisi ini, disertai dengan tawakal kepadaNya. Semoga apapun hikmah yang kita petik, membawa kebaikan untuk kita secara pribadi dan semua orang-orang di sekeliling kita. Aamiin..
Komentar
Posting Komentar