Healthy life ala cipa
1. Niatkan semua karena Allah, karena memiliki tubuh yg bugar (kuat) adalah salah satu sifat yg harus dimiliki seorang muslim, terlebih seorang muslimah calon asritek peradaban.
2. izin ke ortu, biar berkah dan kalo ada apa apa gak disalahin nantinya.
3. Kesehatan itu mahal, sehingga harus diperjuangkan. Nah dengan bergaya hidup sehat, maka kita sedang memperjuangkan kesehatan.
4. hidup sehat itu kebaikan, maka ia bernilai ibadah.
5. acuhkan komen komen negatif, dan dengarkan komen positif ajah.
6. Bangun diawal pagi, shalat shubuh. lalu bersiap untuk berlari pagi.
7. keluar rumah, lalu pasang niat baik.
8. kelilingi lapangan dengan berjalan kaki terlebih dahulu. di hari pertama, lari 1-2 keliling lapangan saja dulu.. lalu akhiri dengan berjalan kaki lagi 3-4 keliling.
9. tambahkan durasi atau putaran setiap harinya 1-2 keliling sampai durasi di hari kesekian 30 menit.
10. pertahankan di durasi 30 menit, tambah jika kamu kuat. untuk setiap harinya.
makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan. makan untuk kebutuhan lambung, bukan sesuai keinginan mata dan lidah
1. tinggalkan sama sekali nasi, ganti dengan makanan berprotein, lemak hewani, sayur dan buah.
2. kurangi dan tinggalkan minuman minuman bersoda, anggap kamu tidak pernah berteman dengan dia.
3. tinggalkan kopi dan teh manis, anggap kamu sudah bercerai karena manisnya hanya di mulut saja.
4. perbanyak makan sayur dan buah.
5. aku tetap makan lauk apapun, minim karbo kompleks.
6. hentikan makan berat atau nyemil ketika sudah jam 18.00
7. kalau laper minum air putih ajah yg banyak. air anget bagus juga.
9. gula dan garem dan air es/dingin mengikat lemak. sehingga kamu harus meminimalisirnya.
10. jangan tergoda dengan sekeliling. kalau dapet makan ditempat kerja, kamu bawa wadah untuk nyimpen nasinya trus makan lauknya ajah. nasi dibawa pulang biar gak mubadzir.
Dalam dua puluh delapan hari saya sama sekali tidak makan nasi, namun tetap makan lauk-pauk yg berminyak ataupun tidak. Di hari ke 29 saya sama makan makanan less oil, less sugar, less salt. Saya hanya makan telur rebus dan sayuran. Saya menyakini bahwa setiap orang memiliki respon yang berbeda untuk badannya dalam proses ini.
Saya diet bukan karena yg sedang ramai perempuan 55kg, karena saya lakukan sebelum hal itu viral. Namun saya selalu kagum dan selalu takzim dengan beliau.
Banyak hal yg kemudian memotivasi saya untuk menjaga kesehatan, karena 5 tahun lalu berat badan saya 53kg. Saya terlena dengan kehidupan rantau dan ditambah saat sudah kerja makan semaunya, saya mulai merasakan kesehatan saya menurun sehingga saya meniatkan diri untuk menjadikan ini sebagai sarana untuk memenuhi 10 muwashofat muslim dalam poin qowiyul jism.
Mengutip dalam buku mukaddimaah karya Ibnu Khaldun bahwa, " pengenalan tubuh terhadap makanan atau tidaknya adalah dengan kebiasaan. Jika seseorang membiasakan dirinya dengan suatu mkanan sehingga makanan ini akrab dengannya, maka makanan ini sesuatu yg cocok baginya. Apabila kebiasaan ini dilanggar atau diganti, maka tubuhnya akan menderita sakit." Lalu di buku yang sama dengan halaman berbeda beliau mengatakan bahwa, " Jika lapar itu dilakukan secara bertahap dan latihan meninggalkan makanan sedikit demi sedikit sebagaimana yg dilakukan orang-orang tasawuf maka lapar itu seperti jauh dari kebiasaan. Sesungguhnya lapar itu lebih baik bagi tubuh daripada memperbanyak makanan bagi orang yang mampu lapar atau menyedikitkan makan. Lapar itu berpengaruh terhadap tubuh dan akal karena lapar akan menjernihkannya dan memperbaikinya.
1. Niatkan semua karena Allah, karena memiliki tubuh yg bugar (kuat) adalah salah satu sifat yg harus dimiliki seorang muslim, terlebih seorang muslimah calon asritek peradaban.
2. izin ke ortu, biar berkah dan kalo ada apa apa gak disalahin nantinya.
3. Kesehatan itu mahal, sehingga harus diperjuangkan. Nah dengan bergaya hidup sehat, maka kita sedang memperjuangkan kesehatan.
4. hidup sehat itu kebaikan, maka ia bernilai ibadah.
5. acuhkan komen komen negatif, dan dengarkan komen positif ajah.
6. Bangun diawal pagi, shalat shubuh. lalu bersiap untuk berlari pagi.
7. keluar rumah, lalu pasang niat baik.
8. kelilingi lapangan dengan berjalan kaki terlebih dahulu. di hari pertama, lari 1-2 keliling lapangan saja dulu.. lalu akhiri dengan berjalan kaki lagi 3-4 keliling.
9. tambahkan durasi atau putaran setiap harinya 1-2 keliling sampai durasi di hari kesekian 30 menit.
10. pertahankan di durasi 30 menit, tambah jika kamu kuat. untuk setiap harinya.
makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan. makan untuk kebutuhan lambung, bukan sesuai keinginan mata dan lidah
1. tinggalkan sama sekali nasi, ganti dengan makanan berprotein, lemak hewani, sayur dan buah.
2. kurangi dan tinggalkan minuman minuman bersoda, anggap kamu tidak pernah berteman dengan dia.
3. tinggalkan kopi dan teh manis, anggap kamu sudah bercerai karena manisnya hanya di mulut saja.
4. perbanyak makan sayur dan buah.
5. aku tetap makan lauk apapun, minim karbo kompleks.
6. hentikan makan berat atau nyemil ketika sudah jam 18.00
7. kalau laper minum air putih ajah yg banyak. air anget bagus juga.
9. gula dan garem dan air es/dingin mengikat lemak. sehingga kamu harus meminimalisirnya.
10. jangan tergoda dengan sekeliling. kalau dapet makan ditempat kerja, kamu bawa wadah untuk nyimpen nasinya trus makan lauknya ajah. nasi dibawa pulang biar gak mubadzir.
Dalam dua puluh delapan hari saya sama sekali tidak makan nasi, namun tetap makan lauk-pauk yg berminyak ataupun tidak. Di hari ke 29 saya sama makan makanan less oil, less sugar, less salt. Saya hanya makan telur rebus dan sayuran. Saya menyakini bahwa setiap orang memiliki respon yang berbeda untuk badannya dalam proses ini.
Saya diet bukan karena yg sedang ramai perempuan 55kg, karena saya lakukan sebelum hal itu viral. Namun saya selalu kagum dan selalu takzim dengan beliau.
Banyak hal yg kemudian memotivasi saya untuk menjaga kesehatan, karena 5 tahun lalu berat badan saya 53kg. Saya terlena dengan kehidupan rantau dan ditambah saat sudah kerja makan semaunya, saya mulai merasakan kesehatan saya menurun sehingga saya meniatkan diri untuk menjadikan ini sebagai sarana untuk memenuhi 10 muwashofat muslim dalam poin qowiyul jism.
Mengutip dalam buku mukaddimaah karya Ibnu Khaldun bahwa, " pengenalan tubuh terhadap makanan atau tidaknya adalah dengan kebiasaan. Jika seseorang membiasakan dirinya dengan suatu mkanan sehingga makanan ini akrab dengannya, maka makanan ini sesuatu yg cocok baginya. Apabila kebiasaan ini dilanggar atau diganti, maka tubuhnya akan menderita sakit." Lalu di buku yang sama dengan halaman berbeda beliau mengatakan bahwa, " Jika lapar itu dilakukan secara bertahap dan latihan meninggalkan makanan sedikit demi sedikit sebagaimana yg dilakukan orang-orang tasawuf maka lapar itu seperti jauh dari kebiasaan. Sesungguhnya lapar itu lebih baik bagi tubuh daripada memperbanyak makanan bagi orang yang mampu lapar atau menyedikitkan makan. Lapar itu berpengaruh terhadap tubuh dan akal karena lapar akan menjernihkannya dan memperbaikinya.
Komentar
Posting Komentar