Aku sedang berkhayal,
hari ini aku mengikuti sidang musyawarah mufakat mahasiswa ,walaupun tak jelas arah musyawarahnya terlebih hasil untuk mufakat. sidang dibuka dengan ketukan palu dari presidium, terlihat lelah di raut wajah para presidium. ya wajar saja karena ini adalah sidang lanjutan. ruangannya sempit dan penuh sesak terisi para mahasiswa.
hari ini pemilihan ketua himpunan, namun aku bingung. tak ada kumpul angkatan tak ada kesepakatan dalam forum angkatan. ya tak diinyana" banyak juga temanku yang mencalonkan dirinya sebagai ketua himpunan, menjadi orang nomor satu di program studi,mungkin terdengar keren.
forum ini penuh dengan ketegangan, banyak kata kasar yang terlontar, padahal katanya mereka adalah orang-orang terpelajar. Chaos pun tak dapat dihindari, namun menurutku itu kampungan. Semua mencoba mengintervensi satu sama lain, ingin pendapatnya didengar dan disepakati. semua orang tak lagi menjadi teman untuk temannya. tak ada keluarga di forum ini, yang ada hanya "aku". "Aku" yang harus menang, "aku" yang harus didengarkan. sang "aku" selalu berusaha mendominasi forum, walau ada "aku-aku" yang lain yang juga mnecoba mendominasi.
himpunananku tak lagi sama, musyawarahku telah lenyap. loobying tak menyelesaikan masalah. voting adalah hal terpenting bagi mereka.
katingku tak muncul hari ini, wajar saja kalau satu angkatan tak sependapat.
seniorku menjadi orang-orang yang sangat menyeramkan hari ini.
hari ini semua orang terlihat sangat berbeda, yang berperangai baik jadi buruk, dan yang sudah buruk menjadi tambah buruk.
untung saja aku hanya berkhayal, tak pernah terbayang jika semua ini adalah hal nyata yang kualami.
hari ini aku mengikuti sidang musyawarah mufakat mahasiswa ,walaupun tak jelas arah musyawarahnya terlebih hasil untuk mufakat. sidang dibuka dengan ketukan palu dari presidium, terlihat lelah di raut wajah para presidium. ya wajar saja karena ini adalah sidang lanjutan. ruangannya sempit dan penuh sesak terisi para mahasiswa.
hari ini pemilihan ketua himpunan, namun aku bingung. tak ada kumpul angkatan tak ada kesepakatan dalam forum angkatan. ya tak diinyana" banyak juga temanku yang mencalonkan dirinya sebagai ketua himpunan, menjadi orang nomor satu di program studi,mungkin terdengar keren.
forum ini penuh dengan ketegangan, banyak kata kasar yang terlontar, padahal katanya mereka adalah orang-orang terpelajar. Chaos pun tak dapat dihindari, namun menurutku itu kampungan. Semua mencoba mengintervensi satu sama lain, ingin pendapatnya didengar dan disepakati. semua orang tak lagi menjadi teman untuk temannya. tak ada keluarga di forum ini, yang ada hanya "aku". "Aku" yang harus menang, "aku" yang harus didengarkan. sang "aku" selalu berusaha mendominasi forum, walau ada "aku-aku" yang lain yang juga mnecoba mendominasi.
himpunananku tak lagi sama, musyawarahku telah lenyap. loobying tak menyelesaikan masalah. voting adalah hal terpenting bagi mereka.
katingku tak muncul hari ini, wajar saja kalau satu angkatan tak sependapat.
seniorku menjadi orang-orang yang sangat menyeramkan hari ini.
hari ini semua orang terlihat sangat berbeda, yang berperangai baik jadi buruk, dan yang sudah buruk menjadi tambah buruk.
untung saja aku hanya berkhayal, tak pernah terbayang jika semua ini adalah hal nyata yang kualami.
Komentar
Posting Komentar