Saya yang mengendarai sepedea motor untuk menuju pantai, walau sama-sama tak tahu jalan dam saya hanya berpatokan pada informasi yang saya dapat dari teman kami pun berangkat. saya tidak begitu khawatir dengan rute yang harus dilewati karena papan panan penunjul jalan sangat banyak dan berada di setiap jalan. patokan saya saat itu hanya pertigaan sekitar pabrik gula, yang saya lupa nama pabrik gulanya.
Berbeda dengan jalan menuju pantai kondang merak yang cukup rusak, akses jalan menuju pantai ngliyep ini saya akui cukup baik. karena beraspal dan hanya sediki bergelombang saja, namun tidak mengganggu perjalanan kita. sekitar satu jam lebih akhirnya kami sampai di gerbang sekaligus loket pembayaran tiket masuk pantai ngliyep.
![]() | |
| Loket Tiket Masuk pantai ngliyep |
![]() | |
| Gerbang masuk pantai Ngliyep |
Tak jauh kami berkendara medan jalannya menurun hingga sampai kawasan pantai. kami pun tiba dipantai, terlebih dahulu kami memerkirkan motor, dengan membayar tiket parkir sebesar lima ribu rupiah kepada petugas parkir. ya, lima ribu samapai sepuasnya dari pagi sampai sore ketika kami hendak pulang nanti. usai memarkirkan motor dengan rapih, kami langsung saja mencari warung makan, ya karena kami belum sarapan sedari berangkat, saya dan mayla memuutuskan untukmakan di salah satu warung Ikan Bakar Laut yang mneyediakan menu ikan laut yang segar. kami oun bisa memesan dengan rasa yang pedas. saya dan mayala memilih menu masing masing satu porsi seharga lima belas ribu rupiah utnuk satu porsi ikan bakar beserta nasi dan sambelnya beserta air untuk cuci tangan. saya dan mayla pun sehera menyantap makanan yang telah terhidang dihadapan kami ini. perlahan-lahan, hingga akhrnya habis. Rasa segarnya dan manisnya ikan sangat terasa disertai pdasnya sambal membuatnya semakin istimewa dan menggugah selera.
Usai makan kami langsung menuju pantai untuk menyakikan keindahan ciptaaan Sang Maha Pencipta. MasyaAllah, begitu indah deburan ombak yang meyapu pantai, menerjang karang dengan terus menerus tanpa henti semakin membuktikan bahwa Allah selalu Menciptakan sesuatu dengan Sempurna tanpa celah sedikitpun. banyak sekali papan papan peringatan untuk pengunjung tidak mandi di kawasan pantai pasir panjang tersebut. Ya, karena ombaknya yang ganas, melihatnya saja membuatku cukup waspada agar tak sedikitpun aku terseret oleh ombak. keindahan pasir pantai yang membentang luas serta pepohonan dibukit bukit karang dan di pinggir-pinggir pantai seolah membius kami untuk terus menyusuri pantai.
bersambung...


Komentar
Posting Komentar