Langsung ke konten utama

Postingan

Anugerah yang Indah

Alhamdulillah 'ala bini'matihi tatimus shalihat atas nikmat diberikan keluarga yang baik dan menerima apa adanya. Ayah dan Ibu mertua yang tulus menyayangi, suami yang tulus mencintai.. Siapa sangka, dua orang asing yang belum saling mengenal, kini dijadikan Allah terjalin dalam sebuah ikatan keluarga, gang disahkan secara hukum.

Menikah dengan Orang yang Belum Dicinta

Walau banyak yang menikah dengan alasan karena cinta.. Justru aku memutuskan untuk menikah dengan komitmen, tidak menaruh rasa terlebih dahulu.. Sebab, soal rasa Rabbku Maha Berkehendak menitipkan nya pada hati setiap Hambanya Sungguh banyak kebaikan jika benar-benar diseriusi untuk disyukuri dalam pernikahan yang belum didahului rasa cinta ini.. Ternyata begini rasanya, bersama dengan seorang lelaki asing yang kini telah halal bersama Ternyata begini rasanya, menjadi seorang istri dari lelaki yang belum pernah dikenal dekat sebelumnya MasyaAllah, alhamdulillah 'ala bini'matihi tatimush shalihat

Jaga Hatimu

 Apa yang kita lakukan saat ini adalah upaya untuk mempersiapkan jawaban saat masa pertanggungjawaban nanti. Jika sadar, semua akan dihisab, lantas mengapa masih saja lalai? Tidak usah terlalu sibuk memikirkan apa aayang akan terjadi di depan, atau memperturuti hawa nafsu untuk berprasangka tidak baik akan takdir Allah. Sebab, takdir Allah selalu yang terbaik. Sebagaimana Allah telah menyelamatkanmu dari lembah yang gelap,  Allah pasti akan menuntunmu untuk menyusuri setiap jalan yang engkau lalui. Tugasmu hanya memastikan, apakah engkau masih berada di jalan yang tepat atau tidak. Jika kau sadar jalanmu mulai berbelok arah, ayo segera putar kemudimu menuju jalan yang sebenarnya.  Jaga hatimu agar tak terus-terusan dikuasai oleh rasa was-was yang dibisika syaithan, jaga hatimu agar tak memperturuti hawa nafsu yang merusak. Mohonlah selalu pada RabbMu agar engkau senantiasa dibimbing menuju jalan lurusNya... Dan juga mohon penjagaan atas dirimu pada RabbMu yang Maha Segala...

BUNSAY: Pantulan Warna Komunikasi Produktif

 MasyaAlah tabarakallah bisa melalui tantangan komprod zona 1 ini, walaupun dalam perjalanannya ternyata ada juga kelupaan ngepost tugas sampai kelupaan submit di hari terakhir tantangan. Ternyata bener emang komunikasi itu butuh ilmu. Selama ini ngerasa banget jarang ngorbrol sama keluarga, paling pulang aktivitas di luar nyampe rumah ya sekedar tegur sapa sebentar trus masuk kamar buat istirahat, jarang bisa mengatur waktu yang memang khusus disediakan untuk ngobrol sama anggota kelarga, khususnya ngobrol santai untuk meningkatkan bonding. Di tantangan ini agak bingung sebenarnya menentukan topik, akhirnya beberapa waktu ya mengalir ajah sesuai dengan kebutuhan di hari itu keluarga lagi mau bahas apa. Di petengahan jalan malah bingung mau ngapain karena kehabsan topik, terus lagi padet padetnya aktivitas akhirnya memutuskan untuk berbicara ke dalam diri. Mengapresiasi diri, memaklumi kondisi yang ada, biar gak kehabisan energi. Akhirnya aku menikmati waktu-waktu ngobrol sama angg...

BUNSAY: Komunikasi Produktif Hari Ke-15

 Temuan hari ini: Seharian ngobrolin konsep sama ibu, ngelanjutin bahasan kemarin sama ibu. Segala hal yang harus disampein ke ayah, aku minta ibu buat perantarain biar lebih enak. Alhamdulillah sejauh ini, konsep sudah ada dan ayah-ibu bisa sejalan. Tantangan yang dihadapi: Mencari cara agar komunikasi ke ayah tetep jalan, tapi melalui perantara. Poin komunikasi: Intonasi✅ Eye contact✅ Gesture✅ I'm responsible for my communication result✅ Bintangku hari ini: ⭐⭐⭐⭐⭐

BUNSAY: Komunikasi Produktif Hari Ke-14

 Temuan hari ini: Sore hari Bu, ini ada titipan konsep. InsyaAllah untuk beberapa kebutuhan akan diakomodir sama beliau. Kita tinggal nyiapin hal-hal lain. Untuk hiburannya, konsepnya di mix ajah bu." Begitu apa adanya yang kusampaikan pada ibu. Ibu pun mengiyakan, dan mengerti. Alhamdulillah Malem hari Aku: Bu, ayah kerja apa? Ibu: kerja siang. Aku: Kataya mau bahas ngelanjutin kemarin? Ibu: apa? Aku: ngebahas tanggal bu Ibu: oiya, ayahnya belom juga nanya ke cang haji hajatannya kapan. Aku: Iya bu, waktu kan terus jalan, tar tau tau udah deket waktunya jadi grabak-grubuk. Lagi jadi alarm buat beberapa kegiatan persiapan ini, biar gak kelewat. Tantangan yang dihadapi: Meluluhkan hati ibu buat gak pake konsep yg kurang sreg di hatiku. Poin komunikasi: Intonasi ✅ Eye contact ✅ Gesture ✅ Rencana besok: Ngobrol santai Bintangku hari ini: ⭐⭐⭐⭐⭐

BUNSAY: Komunikasi Produktif Hari Ke-13

 Temuan hari ini: Selama tantangan komunikasi produktif ini, hampir semua momennya ya tentang proses persiapan. Karena di setiap harinya, topik pembahasannya hanya ini setiap ngobrol sama ayah ibu. Tadi sepulang sekolah (ngajar), ayah ibu lagi duduk santai berdua di kursi depan rumah. Ya kursi tamu di rumah memang adanya di luar, di dalem kosong. Akhirnya kuberanikan diri untuk bilang, bahwa aku hanya sanggup menabung sampai sekian dalam beberapa bulan kedepan. Itu hitungan matematis sebagai manusia, hitungan Allah kita gapernah tau. Terlahir, tumbuh dan besar di keluarga betawi yang menjadi tokoh masyarakat memang nikmat yang masyaAllah patut disyukuri. Memiliki orangtua yang ingin mempersembahkan yang terbaik untuk anak-anaknya, menjalankan tradisi adat budaya setempat, menjaga nama baik keluarga, semua itu adalah amanah yang Allah sedang percayakan. Aku juga inginnya bisa membahagiakan kedua orangtua dengan mewujudkan mimpi-mimpinya, namun saat ini semua harus memikirkan juga fa...